Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Penyebab Resesi: Terlalu Banyak Inflasi hingga Utang yang Berlebihan

Situasi perekonomian global diprediksi akan terjun ke jurang resesi pada 2023, ini penyebab resesi dan pengertiannya.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Lanny Latifah
Editor: Miftah
zoom-in Penyebab Resesi: Terlalu Banyak Inflasi hingga Utang yang Berlebihan
freepik
Ilustrasi Resesi- Berikut penjelasan mengenai penyebab resesi, lengkap beserta pengertiannya. 

Pada 1970-an, OPEC memotong pasokan minyak ke AS tanpa peringatan, menyebabkan resesi, belum lagi antrean tak berujung di pompa bensin.

Selain itu, wabah virus corona yang mematikan ekonomi di seluruh dunia merupakan contoh terbaru dari kejutan ekonomi yang tiba-tiba.

2. Utang yang berlebihan

Ketika individu atau perusahaan memiliki terlalu banyak utang, biaya pembayaran utang dapat meningkat ke titik di mana mereka tidak dapat membayar tagihan.

Hal itu bisa membuat kebangkrutan yang kemudian membalikkan perekonomian.

3. Gelembung aset

Mantan Ketua Fed Alan Greenspan menyebut kecenderungan ini sebagai "kegembiraan irasional".

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menggambarkan keuntungan besar di pasar saham pada akhir 1990-an.

Kegembiraan yang irasional menggelembungkan pasar saham atau gelembung real estat, dan ketika gelembung itu meletus, penjualan panik dapat menghancurkan pasar, menyebabkan resesi.

4. Terlalu banyak inflasi

Inflasi adalah tren kenaikan harga yang stabil dari waktu ke waktu.

Inflasi bukanlah hal yang buruk, tetapi inflasi yang berlebihan adalah fenomena berbahaya.

Bank sentral mengendalikan inflasi dengan menaikkan suku bunga, dan suku bunga yang lebih tinggi menekan aktivitas ekonomi.

Pada tahun 1970-an, di AS terjadi inflasi yang tidak terkendali.

Untuk memutus siklus inflasi, Federal Reserve dengan cepat menaikkan suku bunga yang menyebabkan resesi.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas