Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Polisi Amankan Terduga Penyusup

Polisi mengamankan seorang terduga penyusup saat aksi demonstrasi mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (30/9/2022).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fersianus Waku
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Polisi Amankan Terduga Penyusup
Tribunnews.com/ Fersianus Waku
Polisi mengamankan seorang terduga penyusup saat aksi demonstrasi mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (30/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fersianus Waku

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi mengamankan seorang terduga penyusup saat aksi demonstrasi mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (30/9/2022).

Pantauan Tribunnews.com, terduga penyusup tersebut diamankan di tengah aksi mahasiswa sempat memanas.

Seorang polisi mengatakan terduga penyusup tersebut sempat menggunakan almamater Universitas Indonesia (UI).

Polisi menyebut pihaknya mengamankannya setelah adanya komplain dari massa aksi soal terduga penyusup itu.

"Itu teman-temanmu komplain itu," kata seorang polisi yang menggiring terduga penyusup itu ke pos polisi.

Baca juga: Demo di Patung Kuda, Mahasiswa dan Polisi Berdarah di Bagian Wajah

Dalam aksi ini mahasiswa menyampaikan beberapa tuntutan, di antaranya:

Rekomendasi Untuk Anda

Pertama, dikebutnya pengesahan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) yang dianggap bermasalah.

Kedua, mahasiswa akan menyampaikan bahwa selama ini alokasi anggaran pendapatan belanja negara (APBN) dinilai tidak tepat sasaran.

Ketiga, pelanggaran hak asasi manusia (HAM) masa lalu yang tak pernah diselesaikan oleh pemerintah.

Keempat, memberantas korupsi, kolusi, nepotisme (KKN) di Indonesia.

Baca juga: Demo di Patung Kuda Memanas, Mahasiswa Sindir Polisi: Nakal Boleh, Sambo Jangan

Kelima, pendidikan di Indonesia dinilai belum menemui kata demokratis dan terbuka untuk semua orang.

Keenam, pemerintah dianggap telah memberangus demokrasi melalui upaya-upaya penundaan pemilihan umum (Pemilu) dan rencana perpanjangan masa jabatan presiden.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas