Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

POPULER Nasional: Brigadir J Menangis | Bharada E Pembuka Kasus Terang

Inilah berita populer nasional dalam 24 jam terakhir, Brigadir J disebut menangis hingga Bharada jadi pembuka kasus semakin terang

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Miftah
zoom-in POPULER Nasional: Brigadir J Menangis | Bharada E Pembuka Kasus Terang
Tribunnews.com/ Ashri Fadilla
Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E menjadi tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan terhadap Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Inilah berita populer nasional dalam 24 jam terakhir, Brigadir J disebut menangis hingga Bharada jadi pembuka kasus semakin terang 

Eks Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo mengancam empat orang anggota Polri yang terlanjur melihat rekaman CCTV soal Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Mereka diancam untuk tidak membocorkan kejadian sebenarnya yang terjadi di Duren Tiga Nomor 46, Jakarta Selatan.

Yakni melihat bahwa Brigadir J masih hidup dan sedang memakai baju putih dan berjalan dari pintu depan rumah menuju pintu samping melalui taman rumah.

Mereka juga mengetahui bahwa tidak ada kejadian tembak menembak seperti apa yang disampaikan oleh Kapolres Jaksel Kombes Budhi Herdi dan Karopenmas Divhumas Brigjen Ramadhan dalam konpers sebelumnya.

Adapun keempat orang yang diancam Ferdy Sambo adalah Kompol Baiquni Wibowo yang tak lain adalah eks Kasubbagriksa Baggak Etika Rowabprof Divisi Propam Polri, eks Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Rheky Nellson Soplanit.

SELANJUTNYA>>>

3. Kronologi Lengkap Rekaman CCTV

Rekomendasi Untuk Anda

Terungkap bagaimana Ferdy Sambo melakukan upaya menutupi kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat, utamanya dalam hal menghilangkan rekaman CCTV di sekitar rumah dinas Dureng Tiga, Jakarta Selatan. 

Upaya Ferdy Sambo ini terungkap dalam surat dakwaan upaya merintangi penyidikan atau obstruction of justivce yang dibacakan dalam sidang perdana Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022). 

Dalam surat dakwaan itu, dibeberkan bagaimana kronologi Ferdy Sambo menghilangkan rekaman CCTV yang menjadi bukti Yosua masih hidup saat Sambo tiba di rumah dinasnya. 

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Joshua masih hidup itu secara terang bertentangan dengan cerita rekayasa yang disusun Sambo bahwa saat terjadinya tembak menembak, Sambo tak ada di rumah dinas. 

SELANJUTNYA>>>

4. Adzan Romer Todongkan Pistol

Ferdy Sambo yang saat itu masih menjabat Kadiv Propam Polri berpangkat Inspektur Jenderal, ternyata sempat ditodong pistol ajudannya sendiri seusai membunuh Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Ajudan itu diketahui bernama Adzan Romer.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas