Tribun

Terjangkit DBD, Yanto Manfaatkan Program JKN 

Salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Yanto Permadi Setiawan Saputra (28), merasakan manfaat saat mengidap Demam Berdarah Dengue (DBD).

Editor: Content Writer
zoom-in Terjangkit DBD, Yanto Manfaatkan Program JKN 
Istimewa
Salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Yanto Permadi Setiawan Saputra (28). 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG – Musim hujan telah tiba, ini menjadi ancaman munculnya berbagai macam penyakit. Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang kerap kali muncul pada setiap musim pancaroba seperti saat ini.

Hal ini yang dialami oleh salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Yanto Permadi Setiawan Saputra (28). Pria yang akrab disapa Yanto ini terdaftar sebagai peserta segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) sejak setahun lalu. 

Yanto saat ditemui Kamis (14/07/2022) sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Makiyah Kota Tangerang. Dirinya bercerita awalnya dia merasa menggigil dan demam selama empat hari. Karena merasa sudah tidak tahan lagi, dia memutuskan segera ke Unit Gawat Darurat (UGD).

Ternyata, setelah dilakukan pemeriksaan dan pengecekan darah, Yanto mengidap demam berdarah. Dokter menganjurkan untuk segera di rawat inap. 

“Awalnya saya mengalami demam selama 3 hari berturut-turut dan merasa pusing. Saat itu saya pikir hanya demam biasa karena tidak ada keluhan yang lainnya. Hari keempat saya mulai khawatir, karena demamnya tak kunjung turun. Karena kondisi saya tidak ada perubahan, saya memutuskan segera ke UGD Rumah Sakit. Saya sudah 2 hari dirawat, syukur keadaan saya sudah semakin membaik,” ujar Yanto.  

Yanto menambahkan, ini pertama kali ia menggunakan Program JKN. Sesampainya di UGD Rumah Sakit, dirinya langsung memperlihatkan Kartu JKN-nya. Ia langsung mendapatkan perawatan intensif.

Selama menjalani perawatan, Yanto tidak mengalami kesulitan dan merasa sangat terbantu. Ia dilayani dengan sangat baik oleh petugas kesehatan. Yanto menuturkan bahwa saat akan dirawat inap dirinya juga tak perlu menunggu lama dan segera mendapatkan kamar.  

“Saya senang dengan pelayanan di rumah sakit ini, meskipun saya menggunakan Kartu JKN saya dilayani dengan sangat baik, pelayanan yang diberikan kepada saya sama dengan yang diberikan kepada pasien umum lainnya. Petugas Kesehatannya juga ramah dan kooperatif. Apa yang menjadi keluhan saya selalu di carikan solusi oleh petugas medis. Dengan adanya Program JKN, saya tidak perlu menggunakan tabungan untuk biaya pengobatan karena semua sudah ditanggung oleh Program JKN,” tutur Yanto. 

Jaminan kesehatan yang selalu ada pada saat dibutuhkan menjadi penting ketika peserta mengalami sakit. Sakit yang datang ke manusia pun tidak dapat diperkirakan sebelumnya dan seringkali datang secara tiba-tiba. Hal inilah yang membuat Yanto yakin dan tenang telah menjadi peserta JKN.

Di akhir perbincangan Yanto berharap semoga Program JKN dapat terus berlangsung agar dapat terus membantu masyarakat Indonesia, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu. Yanto juga mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang sudah menjalankan program ini dengan baik.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas