Tribun

KTT G20 Bali

Percakapan Netizen di Media Sosial Seputar Presidensi G20 Bakal Dipantau Platform Pemantau Digital

Indonesia akan menyelenggarakan perhelatan akbar forum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 (Group of 20) pada 15 sampai 16 November 2022 di Bali.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Percakapan Netizen di Media Sosial Seputar Presidensi G20 Bakal Dipantau Platform Pemantau Digital
ISTIMEWA
akar Komunikasi sekaligus Pengamat Kebijakan Publik, Sony Subrata 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia akan menyelenggarakan perhelatan akbar forum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 (Group of 20) pada 15 sampai 16 November 2022 di Bali.

Perhelatan ini disebut jadi momentum penting untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia punya peran krusial di level internasional.

"Perhelatan G20 ke-17 yang diadakan bulan November ini di Bali menjadi ajang amat penting bagi Indonesia dan perannya di dunia internasional," ungkap pakar komunikasi, Sony Subrata dalam keterangannya, Senin (7/11/2022).

Sebagai perhelatan internasional, Presidensi G20 dipastikan bakal menyita perhatian publik. Masyarakat Indonesia maupun dunia internasional bakal membicarakan apa yang terjadi selama pelaksanaannya.

Atas hal itu Sony menyebut bakal ada sebuah platform pemantau digital bernama Fenometer yang dapat membaca dan menganalisa semua fenomena sosial dan politik yang menjadi perbincangan di media sosial semisal Twitter, Facebook, Instagram, Youtube dan Tiktok.

Nantinya semua percakapan di media sosial ini akan memberikan banyak informasi dan data yang bisa dicermati oleh pemerintah serta pemangku kepentingan lainnya.

"Fenometer sebagai sarana pemantauan percakapan publik di media sosial, termasuk di Twitter, Instagram, Facebook, YouTube dan TikTok, akan memberikan banyak insights bagi pemerintah dan pemangku kepentingan lain, seperti kalangan akademisi, NGO dan komunitas internasional. Algoritma Fenometer perlu memantau percakapan seputar G20 di Indonesia secara non-stop," kata Sony.

Adapun Founder Fenometer, Teguh Handoko mengatakan algoritma Fenometer dapat mengukur popularitas dan melihat bagaimana suara publik terhadap ajang Presidensi G20 di Bali.

Baca juga: ITB dan Polygon Kembangkan Sepeda Listrik untuk Dukung KTT G20

"Kehadiran Fenometer akan membantu pemerintah dan masyarakat agar lebih melek literasi digital dengan meningkatkan kemampuan membaca dan menganalisa fenomena sosial dan politik di perbincangan digital - tanpa henti pada semua platform media online dan media sosial yang ada," tutur Teguh.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas