Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bupati Cianjur: Korban Jiwa Gempa Cianjur Bertambah Jadi 56 Orang

Bupati Cianjur memberikan update terbaru di mana ada tambahan korban jiwa sebanyak 56 orang. Namun untuk korban luka-luka masih 700 orang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Arif Fajar Nasucha
zoom-in Bupati Cianjur: Korban Jiwa Gempa Cianjur Bertambah Jadi 56 Orang
Istimewa
Ilustrasi bangunan hancur akibat gempa di Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022). Bupati Cianjur memberikan update terbaru di mana ada tambahan korban jiwa sebanyak 56 orang. Namun untuk korban luka-luka masih 700 orang. 

TRIBUNNEWS.COM - Korban jiwa akibat gempa di Cianjur bertambah menjadi 56 orang.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Cianjur, Herman Suherman kepada Tribunnews.com.

"Bupati Cianjur baru saja menginformasikan kepada Kompas TV bahwa 56 orang dikonfirmasi meninggal dunia akibat gempa di Cianjur, Jawa Barat," ujar reporter dalam Live YouTube Tribunnews.com, Senin (21/11/2022) sore.

Namun untuk korban luka-luka masih sama dengan update sebelumnya yakni sekira 700 orang.

Terpisah, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto juga mengungkapkan adanya bangunan yang mengalami rusak berat di Kabupaten Cianjur di antaranya tujuh rumah, satu pondok pesantren, RSUD Cianjur, 3 gedung pemerintah.

Serta tiga fasilitas pendidikan dan sarana ibadah hingga 1 cafe.

Baca juga: UPDATE Korban Gempa Cianjur: 46 Orang Meninggal Dunia, Ratusan Lainnya Luka-luka

Kemudian kerusakan juga terjadi di Kabupaten Bogor yakni sebanyak 4 unit rumah mengalami rusak dan kini masih dalam proses pendataan.

Rekomendasi Untuk Anda

Lebih lanjut, Surhayanto mengatakan pihaknya bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan melakukan pendampingan terkait langkah-langkah penanganan gempa di Kabupaten Cianjur.

Selain itu, BNPB juga akan membangun posko penanganan bencana serta mengirimkan logistik bagi pengungsi di beberapa daerah terdampak.

"Saat tanggap darurat seperti ini, bagi daerah terdampak betul-betul bisa tertangani kebutuhan dasarnya," jelas Surhayanto.

Sebelumnya, gempa berskala magnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11/2022) sekira pukul 13.21 WIB.

Gempa yang berpusat di 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur itu terasa hingga DKI Jakarta.

Menurut Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki potensi merusak.

"Mohon hindari bangunan retak dan tebing yang berpotensi longsor," jelas BMKG dalam unggahanya di akun Instagram, @infobmkg.

Baca juga: Korban Gempa Bumi di Kampung Munjul Desa Gasol Terlihat Bergelimpangan

BMKG pun mengimbau agar masyarakat tetap waspada pasca terjadinya gempa.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas