Sisir Lokasi Sulit Dijangkau, Kehadiran Tim Kemanusiaan BIN Disambut Haru Korban Gempa Cianjur
Suasana haru menyelimuti saat tim kemanusiaan Badan Intelijen Negara (BIN) mendatangi korban gempa Cianjur di Kampung Cibereum Kaler
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Wahyu Aji
"Hari ini merupakan hari ke delapan pasca gempa; Tim Kemanusiaan BIN kembali berusaha menyusuri tempat-tempat yang menurut kami perlu mendapatkan bantuan, perlu mendapatkan pemeriksaan kesehatan," ucap Ajie.
Tim kemanusiaan BIN menyerahkan sejumlah bantuan logistik seperti makanan siap saji, pakaian layak pakai, obat-obatan, susu, pampers, air mineral, serta pembalut.
Selain itu, BIN mengerahkan tim MI agar para penyintas memperoleh akses pengobatan.
"BIN memberikan bantuan yaitu makanan siap saji, makanan ringan sepeti roti, kemudian kebutuhan pokok, minuman susu yang dibutuhkan oleh anak-anak kecil. Karena tadi ada keinginan ibu-ibu meminta bantuan anak kecil mendapatkan susu," tegas Ajie.
Diketahui, sebanyak 2.000 warga RT 4 RW 1 mengungsi di tenda-tenda darurat dan tak bisa kembali ke rumah.
Sementara, di RT2 RW 1 terdapat 433 warga mengungsi di area hamparan persawahan.
"Pada kunjungan kami ini, banyak anak-anak maupun orang tua terjangkit penyakit ringan seperti flu, batuk, dan pilek. Pemicunya, karena tendanya sifatnya darurat jadi kalau malem mereka kedinginan, kalo siang kepanasan," jelas Ajie.
Baca juga: Sisir Warga Terdampak Gempa Cianjur, BIN Bagikan Bantuan Hingga Beri Trauma Healing ke Anak-anak
Sejak hari pertama gempa terjadi, Senin (21/11/2022) BIN terus memberikan uluran tangan kepada para penyintas gempa dengan membuka Posko Bantuan Kemanusiaan di Cianjur.
Selain menampung lebih dari 300 pengungsi di posko yang di bangun di jalan lintas Labuan-Cianjur, Tim Kemanusiaan BIN juga terus mendatangi para korban di berbagai tempat pengungsian mandiri di daerah-daerah terisolir.