Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Momen Bharada E Geleng-geleng dan Menatap Tajam dengar Pengakuan Ferdy Sambo: Hajar Chad, Kamu Hajar

Ferdy Sambo mengklaim menyuruh Bharada E untuk menghajar Brigadir J, bukan menembak. respon Bharada E hanya geleng-geleng.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Momen Bharada E Geleng-geleng dan Menatap Tajam dengar Pengakuan Ferdy Sambo: Hajar Chad, Kamu Hajar
Tangkap layar akun Youtube Kompas TV
Tertangkap momen terdakwa pembunuhan Brigadir J, Bharada E alias Richard Eliezer geleng-geleng kepala mendengar kesaksian yang diungkapkan mantan atasannya, Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022). 

Bharada E mengatakan peristiwa itu terasa sangat cepat.

Saat itu Yosua digiring oleh Bripka RR alias Ricky Rizal dan Kuat Maruf masuk ke dalam lokasi penembakan di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga.

"Bang Yos masuk, Om Kuat sama Bang Ricky di belakang Bang Yos," ujar Bharada E.

Saat ketiganya masuk, Ferdy Sambo langsung menoleh ke arah Yosua.

"Sini kamu! Berlutut kamu berlutut!" perintah Ferdy Sambo Sambo kepada Yosua.

Bharada E mengatakan saat itu Ferdy Sambo memegang leher Yosua.

Tak lama kemudian, Bharada E diperintah Sambo untuk menembak Yosua.

Baca juga: Jeritan Hati Mantan Anak Buah Terseret Skenario Kasus Ferdy Sambo, Anak, Istri, Keluarga Menderita

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya mengeluarkan senjata. Saya langsung. Saya tembak Yang Mulia," ujar Bharada E.

Kemudian Hakim bertanya terkait jarak tembakan Bharada E ke Yosua.

Saat itu, suara Bharada E mulai bergetar. "Sekitar dua meter Yang Mulia," katanya.

Bharada E kemudian terlihat menelan ludah dan memeragakan cara dia menembak Yosua dengan mata tertutup.

"Saya sempat tutup mata saat tembakan pertama itu," ujarnya.

Klaim Sambo Ditantang Brigadir J

Kolase foto Ferdy Sambo, majelis hakim da Brigadir J semasa hidup. Hakim tercengang mengetahui kasus pembunuhan Brigadir J, laporan polisi hingga Berita Acara Interogasi dibuat sesuai dengan pesanan Ferdy Sambo.
Kolase foto Ferdy Sambo, majelis hakim da Brigadir J semasa hidup. Hakim tercengang mengetahui kasus pembunuhan Brigadir J, laporan polisi hingga Berita Acara Interogasi dibuat sesuai dengan pesanan Ferdy Sambo. (Kolase Tribunnews)

Ferdy Sambo mengakui sempat ditantang Brigadir J, sebelum peristiwa penembakan.

Singkat cerita Ferdy Sambo berang dan marah dihubungi Putri Candrawathi terkait adanya dugaan pelecehan seksual.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas