Tribun

Tekan Emisi Karbon, 17 Ribuan Hektar Lahan Tambang Dihutankan Kembali

 Holding BUMN bidang pertambangan, MIND ID menyiapkan beberapa strategi untuk mengejar target net zero emission (emisi karbon 0 persen).

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Tekan Emisi Karbon, 17 Ribuan Hektar Lahan Tambang Dihutankan Kembali
Istimewa
Ilustrasi Kawasan hutan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Holding BUMN bidang pertambangan, MIND ID menyiapkan beberapa strategi untuk mengejar target net zero emission (emisi karbon 0 persen) pada tahun 2060. 

Salah satu strategi penurunan emisi karbon yang diandalkan adalah penghutanan kembali (reforestasi) kawasan bekas tambang.

Strategi ini disiapkan untuk mengejar target jangka pendek, yakni pengurangan emisi karbon hingga 20 persen pada 2030.

Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID, Dany Amrul Ichdan mengatakan upaya mengurangi emisi karbon tak akan terlepas dari reforestasi.

Reforestasi dapat kontribusi signifikan untuk target net zero emisi. Saat ini program reforestasi telah direalisasikan di 17.267 hektare dari total area tambang milik pihaknya.

“Reforestasi ini adalah instrumen terbanyak dan terbaik untuk menyerap karbon, sehingga kontribusinya sangat besar untuk menurunkan emisi karbon.  Dari 17.267 hektare lahan yang kami reforestasi kami perkirakan sudah bisa menyerap 195.000 nilai karbon,” kata Dany dalam keterangannya, Jumat (9/12/2022).

Reforestasi tersebut juga akan disertai strategi memperkuat peta jalan menuju net zero emission.

Adapun upaya ini kata Dany, sejalan dengan kebijakan Menteri BUMN Erick Thohir dalam Program Dekarbonisasi menuju Indonesia net zero emission tahun 2060.

Lebih lanjut, Dany menyebut bahwa Solo bisa menjadi kota tempat pengembangan research and development (RnD) teknologi bidang pertambangan.

Lantaran Solo memiliki Solo Technopark (STP) yang dinilai dapat menjadi pusat inkubasi pengembangan bisnis untuk mitra binaan industri tambang.

Baca juga: Negara-negara Pemilik Hutan Tropis Harus Berperan Cegah Perubahan Iklim Ekstrem

“Karena UMKM binaan kami tidak hanya yang berlokasi di lokasi tambang tapi juga di seluruh Indonesia. Makanya kita harus berfikir holistik, Solo punya STP yang bisa mengambil peran untuk industri tambang dan itu bisa dimulai dari hal kecil,” tuturnya.

Sebagai informasi, Grup MIND ID telah membina ribuan UMKM yang berasal dari berbagai sektor, seperti perdagangan sebanyak 3.339 UMKM binaan, jasa sebanyak 879 UMKM binaan, industri 625 mitra binaan, pertanian 881 mitra binaan, peternakan sebanyak 637 mitra, dan perkebunan 209 mitra binaan.

“Kami bina mereka agar naik kelas, ukurannya apa? Market share naik, kinerja keuangan membaik, teknologi membaik, termasuk pasar tambah baik,” tutur dia.

MIND ID sendiri kata Dany, juga baru meluncurkan buku ‘Membangun Peradaban Kumpulan Kisah Inspiratif tentang Keberlanjutan’ yang menuliskan banyak kisah sukses UMKM.

“Banyak yang from the big zero menjadi excellent operation, dari kearifan nasional bahkan naik dengan kearifan global,” pungkas Dany.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas