Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Jadi Tradisi Imlek, Begini Sejarah dan Makna Angpau

Pemberian angpau merupakan salah satu tradisi perayaan Tahun Baru China atau Imlek. Begini sejarah dan makna dari angpau.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Jadi Tradisi Imlek, Begini Sejarah dan Makna Angpau
Coins.ph
Ilustrasi amplop merah untuk angpau perayaan Imlek - Pemberian angpau merupakan salah satu tradisi perayaan Tahun Baru China atau Imlek. Begini sejarah dan makna dari angpau. 

Kemudian orang tuanya meletakkan bungkusan berisi delapan koin di bawah bantalnya.

Ketika Sui mencoba menyentuh kepalanya, delapan koin itu memancarkan cahaya yang kuat dan menakuti iblis itu.

Delapan koin itu ternyata adalah delapan peri.

Sejak saat itu, pemberian amplop merah menjadi cara untuk menjaga keamanan anak dan membawa keberuntungan.

Cara Memberikan Angpau

Mengutip Indonesiabaik, berikut adalah cara memberikan angpau:

1. Amplop Angpau Harus Berwarna Merah

Rekomendasi Untuk Anda

Amplop yang digunakan untuk memberi angpao haruslah merah dan terdapat nuansa merah.

Angpau berwarna merah ini menjadi lambang keberkahan dan keberuntungan bagi siapa yang menerima maupun memberikannya.

2. Tidak Boleh Diisi dengan Angka 4

Dalam tradisi Tionghoa, angka 4 menjadi angka yang dihindari.

Sebab, dalam bahasa Mandarin, angka 4 memiliki pelafalan yang sama dengan kata 'mati'.

3. Tidak Boleh Diisi Nomor Ganjil

Selain melarang angka 4, amplop angpau juga tidak boleh diisi dengan bilangan ganjil.

4. Tidak Boleh Dititipkan

Menurut tradisi, angpao harus diberikan langsung kepada penerima.

Pemberian angpau tidak diperbolehkan dengan perwakilan.

Jadi angpau tidak boleh dititipkan.

(Tribunnews.com, Widya)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas