Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tangis Putri Candrawathi Pecah saat Ceritakan Detik-Detik Brigadir J Masuk Kamarnya

Terdakwa Putri Candrawathi menceritakan detik-detik peristiwa dugaan pelecehan seksual saat di Magelang, Jawa Tengah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Milani Resti Dilanggi
zoom-in Tangis Putri Candrawathi Pecah saat Ceritakan Detik-Detik Brigadir J Masuk Kamarnya
Istimewa
Sidang lanjutan perkara dugaan pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J atas terdakwa Putri Candrawathi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (11/1/2023). Putri Candrawathi menangis saat ceritakan detik-detik Brigadir J masuk kamarnya. 

TRIBUNNEWS.COM - Terdakwa Putri Candrawathi diperiksa sebagai terdakwa di persidangan hari ini, Rabu (11/1/2023). 

Dalam kesaksiannya, Putri Candrawathi menceritakan detik-detik dugaan kejadian pelecehan terhadap dirinya yang diduga dilakukan Brigadir J saat di Magelang, Jawa Tengah. 

Putri Candrawathi menyebut Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J masuk ketika ia tengah tidur di rumah pribadi di Magelang pada tanggal 7 Juli 2022.

Ia mengatakan, saat itu dirinya tengah beristirahat di kamar rumahnya. 

Putri Candrawathi mengaku sedang tidak enak badan saat itu. 

Sebelum ia masuk ke kamar, kata Putri, ia sempat mengunci pintu kaca dan pintu kasa nyamuk kamarnya sebelum masuk dan akhirnya tertidur. 

Baca juga: Hakim Tegur Putri Candrawathi yang Menangis Sepanjang Persidangan: Nanti Hakimnya Ikut Menangis

"Setelah makan siang saya naik ke kamar lantai dua, saya tutup pintu kacanya. Saya kunci terus saya masuk ke kamar dan saya tertidur," kata Putri di persidangan, dikutip dari youTube KompasTv

Rekomendasi Untuk Anda

Saat ditanya soal waktu kejadian, Putri Candrwathi mengaku tak mengingat pasti kapan peristiwa itu terjadi. 

"Kalau untuk waktu saya tidak tahu. Tapi masih terang," tuturnya. 

Putri mengaku saat itu mengunci pintu kaca di kamarnya.

Tetapi untuk pintu kayu ia biarkan terbuka.

"Di lantai dua itu, kalau menuju kamar saya itu ada pintu kaca dulu itu saya kunci, terus kalau mau masuk ke kamar saya ada pintu kasa nyamuk dulu itu saya tutup, dan ada pintu kayu yang warna putih itu terbuka," kata Putri. 

"Setelah pintu kaca tertutup, yang tadi saudara bilang terkunci, apakah dimungkinkan orang lain dari bawah naik ke atas?" tanya Hakim Wahyu Imam Santoso. 

"Kalau terkunci tidak, tapi kalau dipaksa terbuka mungkin bisa, karena pintu sliding itu kuncinya hanya menyantol begini," jawab Putri. 

Hakim kemudian bertanya pada Putri Candrawathi kapan Brigadir J masuk ke kamar. 

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas