Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Perjalanan Karier Djoko Sarwoko, Mantan Hakim Agung yang Meninggal Dunia Hari Ini

Inilah perjalanan karier Djoko Sarwoko, mantan Ketua Muda Pidana Khusus Mahkamah Agung, yang meninggal hari ini, Rabu (8/3/2023) pukul 00.30 WIB.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Perjalanan Karier Djoko Sarwoko, Mantan Hakim Agung yang Meninggal Dunia Hari Ini
Tangkap layar kanal YouTube Kompas TV
Djoko Sarwoko, Mantan Hakim Agung. Dalam artikel mengulas tentang perjalanan karier Djoko Sarwoko, Mantan Hakim Agung, yang meninggal hari ini, Rabu (8/3/2023). 

Djoko Sarwoko merupakan Ketua Muda Pidana Khusus Mahkamah Agung Republik Indonesia periode 2009—2014.

Dikutip dari Wikipedia.org, ia dilantik pada 17 April 2009 di Ruang Kusuaatmadja, Gedung Mahkamah Agung RI bersama pelantikan lima Ketua Muda Mahkamah Agung RI lainnya.

Sebelum jabatan ini, Djoko Sarwoko menjabat sebagai Ketua Muda Pengawasan Mahkamah Agung.

Baca juga: Mantan Ketua Muda Pidana Khusus Mahkamah Agung Djoko Sarwoko Meninggal Dunia

Dilansir situs Indonesia Corruption Watch (ICW), karier Djoko Sarwoko sebagai hakim dimulai sebagai calon hakim di PN Jakarta Utara pada tahun 1973.

Kemudian, ia menjadi hakim PN Tanjung Pinang, Hakim PN Batam, Hakim PN Surabaya, Ketua PN Bogor, Hakim PT Sumatera Utara.

Pada tahun 1997-2000, Djoko menjabat sebagai Direktur Pidana MA.

Lantas, menjadi Wakil Ketua PT Tanjung Karang sejak 2000-2004 dan Hakim Agung sejak 14 September 2004.

Rekomendasi Untuk Anda

Selama berkarier, makam Hakim Agung Djoko pernha menangani sejumlah kasus. 

Seperti hakim yang mengadili Muiara, salah satu terdakwa kasus pembunuhan Marsinah Indonesia pada tahun 1993.

Kemudian, pernah menjadi anggota majelis hakim yang menolak permohonan peninjauan kembali (PK) Antasari Azhar pada tahun 2012, sebagaimana dilansir dalam tayangan Program NI LUH Kompas TV.

(Tribunnews.com/Suci Bangun DS)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas