Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Profil Ahmad Sahroni yang Disentil Arteria Dahlan saat Pimpin Sidang RDPU Komisi III DPR

Berikut merupakan profil Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni yang disentil Arteria Dahlan saat pimpin sidang RDPU.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Daryono
zoom-in Profil Ahmad Sahroni yang Disentil Arteria Dahlan saat Pimpin Sidang RDPU Komisi III DPR
Rizki Sandi Saputra
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni saat ditemui awak media sebelum rapat dengar pendapat umum bersama Menkopolhukam Mahfud MD di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (29/3/2023). 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut profil Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni yang disentil Arteria Dahlan saat pimpin sidang Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI dengan TPPU pada Rabu (29/3/2023).

Diketahui, Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan sempat meminta untuk mengganti pimpinan rapat yang sedang dipimpin Ahmad Sahroni.

"Pak Arteria tadi sudah mau suruh ganti saya sebagai pimpinan," ungkap Ahmad Sahroni, dikutip dari YouTube Tribunnews.

Hal itu disampaikan karena pimpinan rapat dianggap tidak bisa mengendalikan jalannya sidang.

Lantas siapakah sosok Ahmad Sahroni?

Baca juga: Momen Mahfud MD Ngegas, Minta DPR tak Main Gertak

Berikut merupakan profil Ahmad Sahroni

Ahmad Sahroni lahir di Tanjung Priok, 8 Agustus 1977.

Rekomendasi Untuk Anda

Dikutip dari Tribunnewswiki.com, Ia dikenal sebagai pengusaha yang juga disebut sebagai crazy rich Tanjung Priok.

Diketahui, Ahmad Sahroni bergelut dalam bisnis transportasi dan memiliki sejumlah kapal tongkang pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM).

Pada tahun 2014, ia mencoba terjun ke dunia politik praktis dan menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019.

Saat di bangku sekolah, Roni telah terbiasa mencari uang untuk tambahan uang jajannya dengan menjadi tukang semir sepatu dan ojek payung.

Ia terlahir dari keluarga sederhana yang berprofesi sebagai penjual nasi Padang di pelabuhan Tanjung Priok.

Kepemimpinan Roni mulai terlihat sejak ia duduk dibangku SMA,  saat Roni menjadi Ketua OSIS.

Namun, selepas SMA tahun 1995, pendidikannya tidak diteruskan ke bangku kuliah.

Selepas lulus SMA, ia mengisi waktu dengan mencari pekerjaan di sekitar tempat tinggalnya yang merupakan pemukiman kumuh di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas