Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gelar Aksi Teatrikal, Mahasiswa Lemparkan Tikus-tikus Mati ke Halaman Gedung DPR

Seorang perwakilan mahasiswa yang melakukan pelemparan tikus-tikus mati itu menggunakan topeng untuk menutupi identitasnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Gelar Aksi Teatrikal, Mahasiswa Lemparkan Tikus-tikus Mati ke Halaman Gedung DPR
Tribunnews.com/Ibriza Fasti Ifhami
Massa aksi masyarakat sipil bersama mahasiswa melakukan aksi teatrikal dalam rangka menolak Undang Undang (UU) Cipta Kerja. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ibriza Fasti Ifhami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masyarakat sipil bersama mahasiswa melakukan aksi teatrikal dalam rangka menolak Undang Undang (UU) Cipta Kerja di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (6/4/2023).

Pada kesempatan itu, mahasiswa melakukan aksi teatrikal dengan melemparkan tikus-tikus mati ke dalam halaman Gedung DPR RI.

Seorang perwakilan mahasiswa yang melakukan pelemparan tikus-tikus mati itu menggunakan topeng untuk menutupi wajahnya.

Koordinator Lapangan sekaligus Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UPN Veteran Jakarta Rifqi Adyatma mengatakan aksi lempar tikus tersebut bertujuan melanjutkan video viral 'Puan Maharani' bertubuh tikus yang dicetuskan BEM Universitas Indonesia (UI).

"Melanjutkan teman-teman UI. Kami ingin melanjutkan itu," kata Rifqi, saat ditemui di depan Gedung DPR RI.

Baca juga: BEM UI kritik DPR dengan meme tikus berkepala Puan Maharani, mewakili aspirasi masyarakat, namun picu perdebatan di luar substansi

Selain itu, kata Rifqi, aksi teatrikal lempar tikus mati itu sebagai sindiran terkait pengungkapan dugaan  kasus korupsi Rp 300 triliun di lingkungan DPR RI.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dan ditambah bahwasanya per hari ini juga ada kasus dimana Pak Mahfud MD mengungkapkan ada korupsi di dalam (DPR) Rp300 triliun," katanya.

"Maka dari itu mungkin layaknya tikus ini masuk ke dalam juga bersama tikus-tikus yang ada di dalam (DPR) sana," sambungnya.

Aksi masyarakat sipil bersama elemen mahasiswa ini berunjuk rasa menolak Undang Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja.

Demo mahasiswa ini mulai memanas.

Pantauan Tribunnews.com, massa aksi mulai mendekati pagar bagian tengah Gedung DPR RI.

Momen tersebut terjadi saat orator dari atas mobil komando menyerukan bagi peserta aksi yang memiliki semangat lebih agar bisa mendekat ke pagar bagian tengah Gedung DPR RI.

"Teman-teman, bagi yang punya semangat lebih. Ayo kita goyangkan pagar Gedung DPR," kata seseorang di atas mobil komando.

Sontak para massa aksi, khususnya para laki-laki langsung berbondong-bondong mendekati pagar Gedung DPR.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas