Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

BMKG: Gempa M 6,6 Tuban akibat Deformasi Slab Pull Lempeng Indo-Australia

BMKG mengungkapkan penyebab gempa magnitudo 6,6 di Tuban akibat adanya deformasi slab pull pada lempeng Indo-Australia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in BMKG: Gempa M 6,6 Tuban akibat Deformasi Slab Pull Lempeng Indo-Australia
Tangkapan Layar BMKG
BMKG mengungkapkan penyebab gempa magnitudo 6,6 di Tuban akibat adanya deformasi slab pull pada lempeng Indo-Australia. 

TRIBUNNEWS.COM - Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Daryono mengatakan gempa berkekuatan magnitudo 6,6 yang mengguncang Tuban pada Jumat (14/4/2023) akibat aktivitasi deformasi slab pull pada lempeng Indo-Australia.

Lempeng tersebut, lanjutnya, tersubduksi hingga di bawah Laut Jawa.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dalam akibat adanya aktivitas deformasi slab pull pada lempeng Indo-Australia yang tersubduksi hingga di bawah Laut Jawa," kata Daryono dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com.

Lalu, mekanisme gempa bumi yang terjadi adalah pergerakan turun (normal fault).

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault)," sambungnya.

Diketahui, gempa magnitudo 6,6 yang mengguncang berpusat di 65 kilometer barat laut Tuban pada kedalaman 643 kilometer.

Baca juga: Gempa di Tuban, Warga di Surabaya Berhamburan ke Luar Rumah

Selain Tuban, ada beberapa wilayah yang turut merasakan guncangan tersebut yaitu:

Rekomendasi Untuk Anda

V MMI

- Kuta

IV MMI

- Karangkates

- Trenggalek

- Tuban

- Garut

- Gianyar

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas