Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Anies Baswedan Ingatkan Republik Ini Tak Akan Bisa Maju Jika Mafia Merajalela

Menurut dia, banyak mafia yang membuat warga Indonesia seperti tak memiliki kepastian.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Naufal Lanten
zoom-in Anies Baswedan Ingatkan Republik Ini Tak Akan Bisa Maju Jika Mafia Merajalela
Tribunnews.com/Rahmat Nugraha
Anies Baswedan menyalami ribuan relawannya di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (21/5/2023) 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Naufal Lanten

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bakal calon presiden Koalisi Perubahan untuk Perbaikan, Anies Baswedan berbicara soal adanya mafia di Indonesia.

Hal ini disampaikannya saat memberikan pidato politik pada acara temu kebangsaan di Tenis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (21/5/2023).

Mulanya, ia bercerita saat dirinya bertemu seseorang warga ketika sedang di perjalanan di kawasan Purwodadi, Jawa Tengah.

Anies disapa dan diberhentikan oleh orang tersebut. Orang itu lantas mengeluh banyaknya mafia di Indonesia.

“Dia cerita, ‘Pak Anies, masalah di negeri ini’, padahal ini di kampung, ‘adalah soal mafia pak’.”

“Pak anies, ini mafia di Indonesia ini harus diberantas Pak. Mafia ini harus diselesaikan,” papar Anies.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia pun setuju dengan warga Purwodadi itu.

Baca juga: Anies Baswedan Pilih Serap Aspirasi Tanpa Publikasi: Bukan Lari-lari untuk Posting Foto

Menurut dia, banyak mafia yang membuat warga Indonesia seperti tak memiliki kepastian.

“Kenapa, petani harus bersaing dapat pupuk, penuh dengan ketidakpastian.”

“Kenapa, karena aksesnya dikuasai oleh mafia-mafia pupuk,” kata Anies.

Tak hanya di pertanian, Anies mengebut banyak sektor yang dikuasai mafia.

Pekerja Migran Indonesia (PMI), kata dia, pun tak lepas dari cengkraman mafia.

“Banyak dari mereka yang sistemnya dikusai oleh mafia-mafia PMI. tiap mereka berangkat kerja keras dan ujungnya pulang tidak bisa mendapatkan yang selayaknya.”

Mafia juga ada di sektor Usaha Kecil Mikro (UKM), mafia tanah hingga mafia perumahan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas