PDIP Respons Mimpi SBY: Sekarang Hidup di Dunia Nyata, Demokrat Dalam Koalisi Berbeda
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Eriko Sotarduga menanggapi mimpi Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Penulis:
Igman Ibrahim
Editor:
Adi Suhendi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Eriko Sotarduga menanggapi mimpi Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Dalam mimpinya, SBY mengaku bersama Megawati Soekarnoputri dan Joko Widodo menunggu presiden ke-8 RI di Stasiun Gambir.
Menyikapi hal tersebut, Eriko mengatakan sah-sah saja dengan mimpi SBY tersebut.
Namun, dia mengingatkan SBY, di dunia nyata Partai Demokrat tidak berkoalisi dengan PDIP.
"Jadi menurut saya, sah-saja saja kalau bermimpi seperti itu. Tapi sekali lagi tentu kita kan saat sekarang hidup di dalam dunia yang nyata. Di dunia yang nyata ini saya harus jujur, sampai saat ini kan katakan Demokrat dalam koalisi yang berbeda," kata Eriko di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (20/6/2023).
Ia menyatakan memang sulit mengartikan mimpi dari SBY.
Apalagi, sebenarnya mimpi hanya bunga tidur yang tidak bisa dipastikan kebenarannya.
Baca juga: Demokrat Soal Mimpi SBY Satu Gerbong dengan Megawati & Jokowi Naik Kereta: Semangat Rekonsiliasi
Namun, kata dia, sah-sah saja seandainya SBY mengungkap apa yang dilihat di mimpinya tersebut.
Terlebih, SBY dikenal sebagai seorang seniman.
"Saya secara pribadi agak sulit mengartikannya. Pak SBY ini kan seorang seniman, biasanya menciptakan lagu, biasanya bermain gitar, bahkan kemarin kalau saya tidak salah ada lukisan no peace no justice," pungkasnya.
Baca juga: SBY Mimpi Naik Kereta Bareng Jokowi-Mega, Pengamat: Efek Pertemuan Puan-AHY, Positif untuk Bangsa
Diberitakan sebelumnya, Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY menceritakan soal mimpinya bersama dua presiden lain, yakni dengan Megawati Soekarnoputri dan Joko Widodo.
Lewat utas akun Twitter resminya, SBY yang kini Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat mengatakan bahwa dirinya dijemput Jokowi di kediamannya pribadi, Cikeas, Bogor, Jawa Barat.
"Saya bermimpi, di suatu hari Pak Jokowi datang ke rumah saya di Cikeas untuk kemudian bersama-sama menjemput Ibu Megawati di kediamannya. Selanjutnya, kami bertiga menuju Stasiun Gambir," tulis SBY, dikutip Senin (19/6/2023) siang.
Di Gambir, SBY, Megawati, dan Jokowi sudah menunggu Presiden RI ke-8 atau presiden terpilih di Pemilu 2024.
Baca tanpa iklan