Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Survei Indopol: Elektabilitas Prabowo Ungguli Ganjar dan Anies

Lembaga survei Indopol mengungkap kekuatan elektoral terkini menjelang pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Survei Indopol: Elektabilitas Prabowo Ungguli Ganjar dan Anies
Kolase Tribunnews.com (Tribunnws.com-Kompas.com-Tribun Jabar)
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga survei Indopol mengungkap kekuatan elektoral terkini menjelang pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang. 

Hasilnya, elektabilitas Menteri Pertahanan RI sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto berada di urutan teratas berdasarkan simulasi tiga nama calon presiden (capres) RI.

Dalam survei itu, Prabowo Subianto memperoleh elektabilitas sebesar 31,21 persen.

Sementara itu, Ganjar Pranowo berada di posisi kedua dengan angka sebesar 30,48 persen.

Direktur Eksekutif Indopol Survey & Consulting Ratno Sulistiyanto mengatakan bahwa bacapres koalisi perubahan Anies Baswedan masih berada di urutan ketiga dengan elektabilitas sebesar 26,53 persen. 

"Simulasi tiga nama capres, hasilnya Prabowo diangkat 31,21 persen, Ganjar Pranowo selisih hanya 1 persen diangka 30,48 persen dan Anies Baswedan diangka 26,53 persen," ujar Ratno Sulistiyanto dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (20/6/2023).

Survei Indopol juga melakukan simulasi 13 nama capres.

Rekomendasi Untuk Anda

Hasilnya, Prabowo Subianto berada di posisi teratas dengan perolehan angka 28,79 persen. 

Selanjutnya, Ganjar Pranowo tergeser Prabowo dengan berada di posisi kedua dengan hasil 27,50 persen.

Sementara itu, Anies Baswedan diposisi ketiga dengan 23,87 persen. 

Kemudian, Presiden Jokowi 4,03 persen, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 2,26 persen.

Sementara itu, ada nama-nama lain seperti Menparekraf Sandiaga Uno hingga Gubernur Jawa Timur Indar Parawansa berada di bawah 2 persen. 

Dijelaskan Ratno, nama-nama itu masih bergerak dinamis karena elektabilitas capres itu masih belum ada yang berada di atas 40 persen. 

Baca juga: Survei IPO: Elektabilitas PDIP Unggul Tipis Dari Gerindra, Ada Faktor Endorsment Jokowi

"Gambaran dari 3 peta masih dinamis, belum ada angka dominan. Apalagi dari 3 figur belum sampai diangka 40 atau 45 persen. Artinya kedepan masih dinamis," tukas dia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas