Politikus PDIP Terkait Jabatan Menkominfo: Hak Prerogatif Presiden Jokowi
Masinton mengatakan pihaknya tak akan ikut campur terhadap urusan reshuffle dan menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi.
Penulis: Fersianus Waku
Editor: Erik S
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fersianus Waku
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan (PDIP), Masinton Pasaribu menegaskan reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal itu terkait jabatan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) masih kosong setelah Johnny Gerald Plate menjadi tersangka kasus dugaan korupsi.
Baca juga: Jokowi Sudah Siapkan Menkominfo Pengganti Johnny G Plate, NasDem Bilang Terserah Presiden
Masinton mengatakan pihaknya tak akan ikut campur terhadap urusan reshuffle dan menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi.
"Mengangkat dan memberhentikan menteri itu kan prerogatif presiden. Jadi (PDIP) enggak ikut campur di situ, serahkan ke presiden," kata Masinton di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/6/2023).
Terpisah, NasDem juga menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi untuk mengisi kursi Menkominfo menggantikan Plate.
"Terserah (Presiden Jokowi)," kata Ketua DPP Partai NasDem Effendy Choirie alias Gus Choi kepada wartawan, Selasa.
Gus Choi mengatakan NasDem tak mempermasalahkan bila Jokowi menunjuk pengganti Johnny Plate bukan kader partainya.
Baca juga: Menkominfo Johnny G Plate didakwa memperkaya diri sendiri Rp17,8 miliar
"Enggak apa-apa," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberi sinyal bakal segera menunjuk Menteri Komunikasi dan Informatika yang baru setelah Johnny Plate terjerat kasus korupsi BTS oleh Kejagung.
"Nanti kalau sudah waktunya akan segera diselesaikan," kata Jokowi di Pasar Palmerah, Jakarta, Senin (26/6/2023)
Untuk nama, Jokowi mengatakan sudah mengantongi satu nama pengganti Johnny.
Baca juga: Setoran Rutin Hingga Rp 10 Miliar dari Proyek BTS Disebut Mengalir ke Eks Menkominfo Johnny G Plate
"Sudah (ada nama), tapi nunggu," tambahnya.
Saat ditanya apa yang ditunggu, Jokowi pun menjawab.
"Nunggu hari," pungkasnya.