Marak Pelecehan Seksual, Anak Harus Tahu Bagian Tubuh yang Tidak Boleh Dipegang
Dengan begitu, anak bisa menolak, berteriak dan memberitahukan pada orang terdekat jika ada yang menyentuh bagian itu.
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus pelecehan seksual pada anak masih marak terjadi.
Baru-baru ini misalnya, masih di daerah Jakarta, seorang anak di bawah umur dilecehkan oleh lansia.
Terkai hal ini, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi mengatakan anak perlu mengenal apa saja daerah bagian tubuh yang tidak boleh disentuh orang lain.
Dengan begitu, anak bisa menolak, berteriak dan memberitahukan pada orang terdekat jika ada yang menyentuh bagian itu.
Baca juga: Anak Kerap Jadi Korban Pelecehan Seksual, Kak Seto Usulkan Layanan Pengaduan Tingkat RT
Namun, sebagian besar orangtua masih ada yang belum mengenalkan bagian tubuh tersebut.
"Nama organ tubuh orang sering bingung namanya. Dibilang burung, dompet, tapi tidak jelas kan. Mungkin dengan bahasa apa namanya, (misal) penis," ungkap kak Seto saat ditemui awak media di Jakarta, Selasa (15/8/2023).
Aaat ada orang lain yang melakukan pelecehan seksual, anak bisa menyampaikannya pada orangtua.
"Setelah mengenal, dijaga kebersihan, kesehatannya dan keamanannya. Tidak boleh sembarangan orang meraba penis atau vagina kalian," paparnya lagi.
Jangan lupa, orangtua juga harus menjelaskan perihal menjaga alat reproduksi dan jauh seks bebas.
"Setelah remaja (organ reproduksi) juga dijaga untuk tidak disalahgunakan di luar perkawinan," pungkasnya.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.