Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi, Kaesang, Dinasti Politik, dan Image Petugas Partai

Masuknya Kaesang ke politik membuat sejumlah kalangan menduga Jokowi hendak membangun dinasti politik jelang akhir masa jabatannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Jokowi, Kaesang, Dinasti Politik, dan Image Petugas Partai
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep usai memberikan pidato politik saat acara Kopdarnas Deklarasi Sikap Politik PSI di Jakarta, Senin (25/9/2023). Dalam acara tersebut PSI mengangkat Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI menggantikan Giring Ganesha. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Putra bungsu Presiden Jokowi yakni Kaesang Pangarep akhirnya bergabung ke partai politik.

Di usianya yang masih muda (28 tahun), Kaesang menjabat Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) hanya dalam kurun waktu dua hari setelah mendaftar jadi anggota PSI.

Masuknya Kaesang ke politik membuat sejumlah kalangan menduga Jokowi hendak membangun dinasti politik jelang akhir masa jabatannya.

Dinasti Politik?

Media asing Reuters mengulas soal masuknya Kaesang ke politik.

Lewat artikel dengan judul 'Indonesian president's son named youth party chair", media itu menilai langkah politik Kaesang adalah upaya Jokowi membangun dinasti politik menjelang pemilu tahun depan.

Media itu juga mengungkit putra sulung Jokowi yakni Gibran Rakabuming Raka sebagai wali kota Solo dan menantunya Bobby Nasution menjabat wali kota Medan.

Baca juga: Puan Maharani: Ayo Mas Kaesang Ikut PDIP Dukung Ganjar Pranowo

Rekomendasi Untuk Anda

Dibantah Gerindra  

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menolak anggapan Putra Bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai dinasti politik.

"Jauhlah ya (Kaesang jadi Ketum PSI dinasti politik, Red)," kata Habiburokhman saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (26/9/2023).

Anak buah Prabowo Subianto itu pun mengungkit Ketua DPR RI Puan Maharani yang juga putri dari Megawati Soekarnoputri menduduki jabatan strategis di PDI Perjuangan (PDIP).

Tak hanya itu, Habiburokhman juga mengungkit nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang juga Putra Sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menjadi Ketua Umum Partai Demokrat.

"Misalnya Mba Puan anaknya ibu Mega Anda sebut dinasti bukan? ya kan. Pak AHY anaknya pak SBY politik dinasti bukan, ibu Mega anaknya bung Karno politik dinasti bukan, ya seperti apa, ya yang jelas ini bukan sesuatu hal yang sifatnya negatif. Ini sangat positif sekali," katanya.

Di sisi lain, Habiburokhman enggan berpolemik mengenai penunjukkan Kaesang tanpa kaderisasi di PSI. Dia pun menyerahkan hal tersebut kepada pengurus PSI.

"Ya itu kan kita kembalikan ke rekan-rekan PSI Kita enggak mau campuri ya metode kaderisasinya seperti apa," tandasnya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas