Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Respons PPP, PSI, dan Gerindra soal Isu Reshuffle Kabinet

Inilah respons PPP, PSI, Partai Gerindra, dan Mahfud MD soal isu reshuffle di Kabinet Indonesia Maju.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Daryono
zoom-in Respons PPP, PSI, dan Gerindra soal Isu Reshuffle Kabinet
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Suasana persiapan pemotretan Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri. Inilah respons PPP, PSI, Partai Gerindra, dan Mahfud MD soal isu reshuffle di Kabinet Indonesia Maju. 

Khususnya untuk mengevaluasi menteri yang juga pembantu presiden di dalam kabinet.

"Reshuffle itu kan menjadi hak prerogatif presiden dalam sistem pemerintahan presidensil presiden berhak melakukan evaluasi terhadap pembantu-pembantunya," kata Muzani di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (3/10/2023).

Oleh karena itu, Muzani menyebut reshuffle merupakan kewenangan penuh yang dimiliki oleh Presiden Jokowi.

Di sisi lain, sama seperti PSI, ia pun mengaku belum mendengar Presiden Jokowi bakal mereshuffle menterinya.

"Saya belum dengar. Saya belum dengar saya belum mendapatkan informasi tentang hal itu," ujarnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani menghadiri peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di rumah pemenangan Jamilah Abdul Gani di Kemanggisan Ilir, Jakarta Barat pada Rabu (27/9/2023) malam.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani menghadiri peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di rumah pemenangan Jamilah Abdul Gani di Kemanggisan Ilir, Jakarta Barat pada Rabu (27/9/2023) malam. (Tribunnews.com/Igman Ibrahim)

Kata Mahfud MD dan Presiden Jokowi

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, turut memberikan komentar soal isu reshuffle kabinet.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, saat ini di Kabinet Indonesia Maju situasinya sedang aman-aman saja. Ia tak melihat ada tanda-tanda reshuffle.

"Nggak tahu. Reshuffle itu wewenang sepenuhnya presiden. Tapi perasaan saya dan keterlibatan saya, di kabinet itu nggak ada sesuatu pun yang terganggu. Sampai saat ini," kata Mahfud usai acara di Gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta Pusat pada Selasa (3/10/2023).

"Sehingga saya tidak melihat ada tanda-tanda reshuffle. Tapi presiden tentu punya pertimbangan lain," sambungnya.

Ketika ditanya lebih jauh terkait dua nama menteri yang saat ini terseret dalam kasus hukum, Mahfud kembali menegaskan reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif presiden.

"Saya enggak tahu lah, tunggu presiden saja, itu hak prerogatif presiden," kata Mahfud. 

Sebelumnya santer terdengar isu akan Presiden Jokowi akan melakukan reshuffle dalam waktu dekat. 

Nama-nama menteri yang terseret kasus hukum dikabarkan akan diganti olehnya.

Meski begitu, sampai sekarang masih belum ada konfirmasi resmi soal reshuffle kabinet tersebut.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas