Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menag Yaqut Tidak Ambil Pusing Disebut Buzzer oleh PKB

Menag menjelaskan dirinya mengajak agar masyarakat tidak memilih pemimpin hanya karena melihat tampilan fisiknya saja

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Menag Yaqut Tidak Ambil Pusing Disebut Buzzer oleh PKB
Tribunnews.com/Taufik Ismail
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas  tidak ambil pusing dirinya disebut sebagai Buzzer oleh PKB imbas mengajak masyarakat agar  jangan memilih pemimpin karena wajahnya ganteng dan mulutnya manis. 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas  tidak ambil pusing dirinya disebut sebagai Buzzer oleh PKB imbas mengajak masyarakat agar  jangan memilih pemimpin karena wajahnya ganteng dan mulutnya manis.

Menag mengaku baru tahu dirinya disebut Buzzer akibat pernyataan tersebut.

"Masa sih saya baru tahu, nggak apa apa," kata Menag di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, (4/10/2023).

Menag kemudian menjelaskan mengenai pernyataannya agar  jangan memilih pemimpin karena wajahnya ganteng dan mulutnya manis.

Menag mengatakan bahwa ia mengajak agar masyarakat tidak memilih pemimpin hanya karena melihat tampilan fisiknya saja.

"Jadi begini, saya sampaikan, jangan memilih pemimin itu asal liat fisiknya, mukanya ganteng, bicaranya bagus manis gitu ya," kata Menag.

Rekomendasi Untuk Anda

Menag juga mengajak agar jangan memilih pemimpin yang menggunakan agama sebagai alat politik.

Baca juga: Profil Yaqut Cholil Qoumas, Sosok yang Terancam Diberi Sanksi PKB

Agama harus menjiwai semua kehidupan termasuk urusan politik tapi jangan dijadikan alat politik.

"Kan saya menyampaikan begitu, itu betul kan," katanya.

Menag Yaqut mengatakan sebagai seorang Menteri Agama ia memiliki kewajiban untuk menyampaikan kepada umat mengenai memilih calon pemimpin.

Oleh karena itu Menag Yaqut menegaskan tidak akan mencabut atau merevisi ucapannya tersebut.

"Ya engga (dicabut) wong saya punya kewajiban sebagai Menteri Agama untuk menyampaikan kepada seluruh umat beragama, menjaga agama masing masing agar jangan diperalat untuk urusan politik," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menanggapi kelakar dari Menteri Agama RI (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang menyebut jangan memilih pemimpin karena wajahnya ganteng dan mulutnya manis.

Menurut Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid, pernyataan dari seorang Menag tersebut sejatinya tidak patut diungkapkan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas