Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hadapi Bonus Demografi, Anak Muda Indonesia Didorong Miliki Kemampuan Bahasa Jepang

Indonesia diprediksi akan menghadapi bonus demografi dalam beberapa tahun mendatang, Pembekalan SDM Indonesia dengan kemampuan bahasa

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Hadapi Bonus Demografi, Anak Muda Indonesia Didorong Miliki Kemampuan Bahasa Jepang
istimewa
Program kelas belajar Bahasa Jepang, WaGoMu. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia diprediksi akan menghadapi bonus demografi dalam beberapa tahun mendatang.

Pembekalan SDM Indonesia dengan kemampuan bahasa, dapat mencegah dampak buruk bonus demografi.

Kemampuan bahasa yang membatasi penyerapan tenaga kerja Indonesia pun mampu diruntuhkan.

"Anak muda Indonesia memiliki kompetensi untuk berkompetisi di luar negeri, salah satunya Jepang. Maka harapannya kalau kita mau berkompetisi di luar negeri, kompetensinya yang dipenuhi harus bisa berbahasa asing. Kalau kita ngomonginnya Jepang, WaGoMu bisa menjadi bagian terkecilnya," ujar tutur Edis Jun, Founder WaGoMu #JapaneseClass.

"Bonus demografi memang sangat berbahaya kalau kita salah langkah, tapi paling tidak anak-anak mudanya harus dibekali kemampuan bahasa asing dan harus berani didorong untuk pergi ke luar negeri dalam konteks entah belajar ataupun bekerja," tambahnya.

Berawal dari melahirkan perusahaan berbasis teknologi, WaGoMu pun turut melahirkan kelas belajar Bahasa Jepang.

Rekomendasi Untuk Anda

Edis mengatakan, Bahasa Jepang merupakan ihwal yang mengubah seluruh hidupnya.

“Mukjizat membawa saya pada kesempatan untuk mempelajari Bahasa Jepang secara gratis, di tengah latar belakang saya yang lahir dari keluarga buta huruf,” tutur Edis.

Ilmu bahasa Jepang yang ia peroleh secara gratis, di sebuah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), ternyata membawa Edis untuk berkelana ke negeri sakura.

Berkaca pada keluarga dan memahami sulitnya mendapat pendidikan, kesempatan itu tak ia sia-siakan begitu saja.

Edis terus belajar untuk meningkatkan kemampuannya dalam berbahasa Jepang, menjamah seluk beluk negeri matahari terbit, dan membangun jejaring.

Sesuai dengan artinya, WaGoMu yang bermakna “Karet Gelang”, Edis bertekad untuk menghubungkan dunia dengan Karet gelang.

Salah satunya, menghubungkan Indonesia dengan Jepang melalui kreatifitas dan teknologi.

Mei 2015, WaGoMu lahir sebagai Blogging Platform Indonesia sekaligus Internet Media penghubung Indonesia dan Jepang.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas