Perjalanan Karier Cinta Mega usai Diduga Main Slot, Dipecat PDIP, Kini Diusung PAN Jadi Caleg DKI
Setelah dipecat PDIP, Cinta Mega kini bergabung dengan PAN dan akan maju di Pileg DKI Jakarta pada 2024.
Penulis:
Jayanti TriUtami
Editor:
Suci BangunDS
Selain itu, Cinta Mega memiliki keinginan untuk memberi manfaat bagi masyarakat DKI Jakarta.
Sindiran PDIP
Sementara itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, mengaku sudah mengetahui kabar bergabungnya Cinta Mega ke PAN.
Gembong cukup menyayangkan langkah PAN menerima Cinta Mega dan mengusungnya di Pileg DKI Jakarta 2024, mendatang.
Menurut Gembong, PAN telah mengesampingkan dan membutakan prosesi kaderisasi yang berlaku di partai politik.
Adapun bantuan keuangan yang diterima partai politik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mencapai 60 persen.
Baca juga: Viral Video Wabup Blora Bagi-bagi Uang Gepokan Seratus Ribu ke Kader PDIP, Sebut Hasil Gotong Royong
Bantuan keuangan tersebut diperuntukkan untuk pembinaan agar partai politik mencetak kader yang berkualitas untuk dicalonkan di legislatif daerah maupun nasional.
“Harapannya kan seperti itu, tapi apa yang terjadi? Hari ini kami sama-sama saksikan bahwa efek elektoral masih menjadi faktor utama. Kalau bahasa saya, sampai-sampai membutakan proses kaderisasi,” ujar Gembong, dikutip Tribunnews.com dari Wartakotalive.com, Selasa (10/10/2023).
Berdasarkan informasi yang beredar, PAN mendaftarkan dokumen DCS Cinta Mega ke KPU pada menit-menit terakhir.
Gembong menduga hal itu dilakukan PAN untuk mengaburkan nama Cinta Mega.
“Kami mendapat informasi dari KPU itu pendaftarannya PAN ke KPU itu last minutes (menit terakhir), jam 12 kurang berapa menit. Ya mungkin biar nggak diintip oleh orang."
“Sekali lagi PDIP mengedepankan kader-kadernya adalah disiplin dalam bertindak, berdisiplin dalam berperilaku, berdisiplin dalam berbicara maka ketika ada kader bermasalah dalam konteks kedisiplinan partai otomatis partai akan memberikan sanksi,” tandasnya.
(Tribunnews.com/Jayanti Tri Utami, Kompas.com/Abdul Haris, Wartakotalive.com/Fitriyandi Al Fajr)
Baca tanpa iklan