Sejarah Hari Filsafat Sedunia 2023, Dirayakan Hari Kamis Ketiga Bulan November
Simak sejarah Hari Filsafat Internasional yang diperingati pada Kamis ketiga bulan November tiap tahunnya
Penulis: Pondra Puger Tetuko
Editor: Febri Prasetyo
TRIBUNNEWS.COM - Hari Filsafat Sedunia diperingati setiap hari Kamis ketiga pada bulan November.
Tahun ini Hari Filsafat Sedunia jatuh pada Kamis, 16 November 2023.
Peringatan Hari Filsafat Sedunia ini bebarengan dengan Hari Toleransi Internasional 2023.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata filsafat ini memiliki tiga arti, salah satunya adalah pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai hakikat segala yang ada, sebab, asal, dan hukumnya.
Pada Hari Filsafat Sedunia 2023 masyarakat diajak untuk membuat konsep-konsep baru, ide inovatif, berpikiran secara kritis, hingga menjadi pribadi yang mandiri.
Selain itu, filsafat juga memberikan landasan konseptual pada prinsip dan nilai dalam perdamaian dunia dan demokrasi, hak asasi manusia (HAM), kesetaraan, dan keadilan.
Baca juga: Rawat Budaya Berpikir, UKM-PK IAIN Ponorogo Gelar Ngaji Filsafat
Sejarah Hari Filsafat Sedunia
Dihimpun dari National Today, perayaan Hari Filsafat Sedunia dilakukan pada hari Kamis ketiga bulan November.
Hari Filsafat Sedunia pertama kali dirayakan pada tahun 2005 oleh UNESCO.
Berselang satu tahun, UNESCO menerbitkan sebuah program multibahasa yang berjumlah 726 halaman dengan bahasa Arab, Cina, Inggris, Prancis, Rusia, dan Spanyol.
Pada perayaan pertama kali Hari Filsafat Sedunia ini anak muda ditekankan untuk menginspirasi analisis obyektif dan evaluasi isu-isu untuk membuat penilaian.
Selain itu, mereka didorong juga pengembangan pemikiran rasional kritis independen, yang mengarah pada peningkatan pemahaman dunia, mendorong perdamaian dan kesabara.
Dihimpun dari UNESCO, filsafat merupakan kedisiplinan ilmu dan praktek yang dapat mengubah masyarakat, hal itu juga memungkinkan pertemuan keragaman arus intelektual.
Filsafat juga bersinggungan dengan dialog antarbudaya.
Hal itu untuk menyadarkan pikiran dan konfrontasi pendapat yang masuk akal, lebih bertoleransi, dan masuk akan masyarakat.
Oleh karena itu, hal ini membantu untuk memahami dan merespons tantangan-tantangan besar kontemporer dengan menciptakan kondisi intelektual untuk perubahan.
Baca juga: Bamsoet Dorong Anggota Legislatif Baru Diberikan Pembekalan Filsafat dan Ideologi Pancasila
Perayaan Hari Filsafat Sedunia 5 tahun kebelakang
- Kamis, 21 November 2019
- Kamis, 19 November 2020
- Kamis, 18 November 2021
- Kamis, 17 November 2022
- Kamis, 16 November 2023
Perayaan Hari Filsafat Sedunia 5 tahun ke depan
- Kamis, 16 November 2023
- Kamis, 21 November 2024
- Kamis, 20 November 2025
- Kamis, 19 November 2026
- Kamis, 18 November 2027
(Tribunnews.com/Pondra)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.