Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tegaskan Pentingnya Pendidikan, Jokowi: Bapak Saya Saat Itu Bukan Orang Berpunya

Kata Jokowi, keterbatasan itu tak boleh dijadikan alasan untuk tidak menggapai cita-cita.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tegaskan Pentingnya Pendidikan, Jokowi: Bapak Saya Saat Itu Bukan Orang Berpunya
Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidato di acara penyerahan bantuan Program Indonesia Pintar, di Blora, Jawa Tengah pada Selasa (23/1/2024). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung soal dirinya yang datang bukan dari keluarga berada, di mana orang tuanya kala itu bukan berasal dari golongan orang kaya.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam pidato di acara penyerahan bantuan Program Indonesia Pintar, di Blora, Jawa Tengah pada Selasa (23/1/2024).

"Bapak saya juga bukan orang yang berpunya. Orang tua saya juga bukan orang tua yang berpunya saat itu," kata Jokowi seperti disiarkan langsung Youtube Sekretariat Presiden.

Namun kata Jokowi, keterbatasan itu tak boleh dijadikan alasan untuk tidak menggapai cita-cita. Ia menyatakan kunci dari mampunya individu bersaing adalah memperoleh pendidikan.

Berkenaan dengan itu, Jokowi lewat pemerintahan yang dipimpinnya membuat program bantuan pendidikan, mulai dari Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk pembiayaan pendidikan gratis jenjang SD, SMP, SMA atau SMK, hingga KIP kuliah.

Bahkan pemerintah juga menyediakan beasiswa Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) untuk menempuh pendidikan baik di dalam maupun luar negeri.

Rekomendasi Untuk Anda

Jokowi kemudian bercerita ketika di Magelang bertanya ke seorang murid soal pekerjaan orang tuanya yang bekerja sebagai kuli bangunan, sopir hingga petani.

Kata Jokowi, pekerjaan orang tua bukan menjadi masalah. Sebab saat ini lewat program bantuan pendidikan pemerintah, tak ada lagi alasan bagi anak-anak Indonesia tidak bersekolah.

"Saya tidak mau anak-anak kita ada yang tidak sekolah gara-gara orang tuanya tidak mampu membiayai, semua harus sekolah," ujarnya.

"Tidak berpikir masalah biaya, tapi karena pemerintah menyediakan. Baik dari KIP kuliah maupun yang namanya LPDP, baik dalam negeri maupun sekolah luar negeri," pungkas Jokowi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas