Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rektor UAJY Bicara Soal Keunggulan SDM dan Tantangan Generasi VUCA

Rektor UAJY, Dr. G. Sri Nurhartanto, S.H., LL.M., berbicara mengenai Keunggulan Sumber Daya Mahasiswa (SDM) dan Tantangan Generasi VUCA.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Rektor UAJY Bicara Soal Keunggulan SDM dan Tantangan Generasi VUCA
YouTube Tribun Jogja
Rektor UAJY, Dr. G. Sri Nurhartanto, S.H., LL.M., berbicara mengenai Keunggulan Sumber Daya Mahasiswa (SDM) dan Tantangan Generasi VUCA. 

TRIBUNNEWS.COM - Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Dr. G. Sri Nurhartanto, S.H., LL.M., berbicara mengenai Keunggulan Sumber Daya Mahasiswa (SDM) dan Tantangan Generasi VUCA.

VUCA adalah kependekan dari Volatility (volatilitas), Uncertainty (ketidakpastian), Complexity (kompleksitas), dan Ambiguity (ambiguitas).

Istilah ini digunakan untuk menggambarkan situasi perubahan yang terjadi sangat cepat, tidak pasti, kompleks, dan ambigu.

Sri Nurhartanto membicarakan masalah ini dalam acara Seminar Nasional I dengan tema “Pengembangan SDM, Riset & Teknologi” pada agenda Workshop Nasional Roadmap Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Menuju Indonesia Emas 2045 di Auditorium Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Senin (29/1/2024).

Rektor UAJY ini mengatakan ke depan akan banyak pekerjaan yang sudah tak membutuhkan manusia.

Namun, pekerjaan-pekerjaan baru bakal muncul karena pengaruh teknologi sehingga dibutuhkan orang-orang yang terampil dalam bidang tertentu, misalnya, machine learning specialist.

"Nanti banyak lapangan pekerjaan yang sudah tak membutuhkan Anda-Anda lagi."

Rekomendasi Untuk Anda

"Tetapi banyak muncul karena pengaruh teknologi, dibutuhkan orang-orang terampil di bidang data analysts and scientists, artificial intelligence (AI) and machine learning specialist dan seterusnya," jelasnya dikutip dari YouTube TribunJogja.com.

Dia menyoroti bagaimana dunia sudah berubah. Oleh sebab itu, Sri Nurhartanto menegaskan pola pikir masyarakat juga mesti berubah.

"Dunia sudah berubah. Kalau pola pikir kita apalagi, ya, hanya mengandalkan pola pikir yang konvensional seperti dulu, wassalam, kita akan terlempar," tuturnya.

Dia lantas memberikan contoh terkait masalah ini dengan menjelaskan bagaimana di lingkungan UAJY sudah banyak hal yang berubah.

Baca juga: Pendidikan Karakter Jadi PR Penting Bangsa Hadapi Tantangan Kebangsaan di Era Digital

Kini tenaga pendidik atau dosen dituntut untuk berubah dan menguasai Internet of Things (IoT).

Agenda Workshop Nasional Roadmap PMKRI Menuju Indonesia Emas 2045 di Yogya

Dikutip dari TribunJogja.com, acara ini digelar mulai 20 Januari hingga 2 Februari 2024 di Yogyakarta.

Acara workshop tersebut akan diisi dengan berbagai agenda.

Pada Minggu (28/1/2024), digelar Misa Sidang dan Kehormatan, dipimpin oleh Romo Agustinus Daryanto, SJ di Youth Center Yogyakarta.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas