Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Niat Puasa Qadha Ramadan dan Terjemahannya

Sebentar lagi, umat muslim di seluruh dunia akan menyambut datangnya bulan Ramadhan 2024.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Nuryanti
zoom-in Niat Puasa Qadha Ramadan dan Terjemahannya
Freepik
Ilustrasi puasa - Puasa Ramadhan merupakan puasa yang hukumnya wajib, artinya apabila ditinggalkan akan mendapatkan dosa. 

Abu Hurairah berkata bahwa Nabi saw. bersabda: "Shalat yang lima waktu, Jumat ke Jumat, Ramadhan ke Ramadhan berikutnya menghapuskan kesalahan-kesalahan yang terdapat di antara masing- masing selama kesalahan besar dijauhi."

Abu Sa'id al-Khudri ra. berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan dan mengetahui batas- batasnya, dan ia menjaga diri dari segala apa yang patut dijaga, diha- puskanlah dosanya yang sebelumnya." (HR Ahmad dan Baihaqi).

Abu Hurairah berkata, "Telah bersabda Rasulullah saw.: 'Siapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan karena keimanan dan meng- harapkan keridhaan Allah, akan diampuni dosa-dosanya yang terda- hulu'." (HR Ahmad dan Ash-habus Sunan).

Anjuran di Bulan Ramadan

Dalam Buku Panduan Praktis Islami dijelaskan, umat Islam dianjurkan melakukan hal-hal baik selama puasa Ramadhan, yakni:

  1. Melakukan wiyam Ramadhan/qiyamul lail/ sholat tarawih;
  2. Makan sahur di akhir waktu (mendekati fajar);
  3. Menyegerakan berbuka di awal waktu (takjil) dengan kurma atau air;
  4. Berdoa setelah berbuka;
  5. Memperbanyak shodaqoh;
  6. Memperbanyak tadarus Al-Quran;
  7. Memperbanyak i'tikaf, kihususnya di sepuluh hari yang terakhir;
  8. Melakukan umrah bagi yang mampu.

(Tribunnews.com, Widya)

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas