Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mendagri Ingatkan Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah Soal Pelaksanaan PON Hingga Pilkada Serentak

Tito Karnavian berharap Bustami Hamzah sebagai Pj Gubernur Aceh yang baru bisa melakukan pekerjaan yang telah dilakukan Achmad Marzuki.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reza Deni
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Mendagri Ingatkan Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah Soal Pelaksanaan PON Hingga Pilkada Serentak
Istimewa
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam diskusi di Media Center Indonesia Maju, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/12/2023). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian berharap Bustami Hamzah sebagai Pj Gubernur Aceh yang baru bisa melakukan pekerjaan yang telah dilakukan Achmad Marzuki.

Beberapa pekerjaan yang dikatakan Tito untuk Bustami di antaranya yakni soal Pilkada serentak dan pelaksanan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Aceh dan Sumatera Utara.

Awalnya, Tito memuji semua pihak atas lancarnya Pemilu baik itu Pileg dan Pilpres di Aceh.

"Saya berterima kasih kepada semua pihak, semua parpol, dan Forkopimda, sehingga Pemilu 14 Februari yang lalu berjalan aman lancar dan baik. Orang tahu mungkin Aceh pernah jadi daerah konflik, tapi semua berusaha dengan baik dan ini menjadi cerminan bahwa Aceh masyarakatnya baik-baik sehingga ini jadi terpenting bagi Aceh untuk maju," kata Tito di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2024).

Baca juga: Menteri Azwar Anas Bantah Aturan TNI-Polri Isi Jabatan ASN Hidupkan Dwifungsi ABRI, Begini Dalihnya

Tito juga berharap Bustami bisa mempersiapkan PON yang berlangsung pada September 2024.

"Ini tugas penting untuk merealisasikan PON. Aceh diberikan kepercayaan bersama-sama dengan Sumatera Utara. Silakan dibicarakan, kami akan membantu, Kemenpora, Kemendagri, KemenPUPR, Kemenkeu," kata dia.

Rekomendasi Untuk Anda

"Keberhasilan PON ini bukan hanya sekadar terselenggaranya saja, tapi akan membawa kebanggan bagi warga Aceh," kata dia.

Tito mengatakan tugas setelah PON yakni bagaimana menjaga agar pelaksanaan Pilkada bisa lancar di Aceh.

Baca juga: Pimpinan DPR Sebut RUU DKJ Dibahas Bareng Mendagri, Menkeu Hingga Menkumham

"Mulai dari gubernur, bupati dan walikota. Kalau tidak ad perubahan, akan dilaksanakan pada November," kata Tito.

Tito meminta Pemprov Aceh untuk mengecek Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

Tito juga mengingatkan Pemprov Aceh untuk melakukan transfer 40 persen NPHD bagi penyelanggara Pemilu.

"Apakah semua daerah sudah mendatangani NPHD khususnya kepada penyelenggara (Pemilu), KPU, Bawaslu di semua tingkatan. Termasuk juga apakah sudah mendatangani NPHD untuk pengamanannya baik ke Polri dan TNI," kata Tito.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian resmi melantik Bustami Hamzah sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Aceh.

Bustami menggantikan Achmad Marzuki.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas