Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Panglima TNI Sebut Isu WNI Jadi Tentara Bayaran di Ukraina Hoaks 

Berdasarkan data yang diunggah Kedubes Rusia tersebut, sejak akhir Februari 2022 tercatat ada sekitar 13.387 tentara bayaran asing membela Ukraina.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fersianus Waku
zoom-in Panglima TNI Sebut Isu WNI Jadi Tentara Bayaran di Ukraina Hoaks 
Tribunnews.com/Fersianus Waku
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan tentang kabar WNI menjadi tentara bayaran di Ukraina menghadapi Rusia, saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/3/2024). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fersianus Waku 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto mengatakan, isu 10 warga negara Indonesia (WNI) menjadi tentara bayaran Ukraina yang disebut Rusia tidak benar alias hoaks.

"Kami sudah cek ke Kedutaan Rusia, juga tidak ada, hoaks itu," kata Agus saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/3/2024).

Agus menegaskan, Indonesia tidak mengenal istilah tentara bayaran, melainkan sukarela.

"Karena kita tentara sukarela atau militer wajib yang direkrut melalui perekrutan yang ada di wilayah-wilayah, Tamtama, Bintara, Perwira, ada Akmil," ujarnya.

Sebelumnya, Kedutaan Besar Rusia di Indonesia melalui akun resmi Twitternya (sekarang X), mengunggah catatan data tentara bayaran asing atau berasal dari negara lain dalam pertempuran di Ukraina.

Berdasarkan data yang diunggah Kedubes Rusia tersebut, sejak akhir Februari 2022 tercatat ada sekitar 13.387 tentara bayaran asing membela Ukraina.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam data tabulasi itu, Rusia mengungkap ada 10 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi tentara bayaran di Ukraina, dan 4 orang diantaranya sudah tewas. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas