Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bakal Ada Menteri Kabinet Prabowo-Gibran dari Bali, Siapa?

Soal susunan kabinet Prabowo-Gibran kembali ramai, benarkah akan ada sosok menteri dari Bali di kabinet Prabowo-Gibran?

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Bakal Ada Menteri Kabinet Prabowo-Gibran dari Bali, Siapa?
ist/Instagram @politicaljokesid
Kolase foto Prabowo-Gibran dan Poster daftar nama kandidat menteri di kabinet Prabowo-Gibran beredar dan viral. Benarkah akan ada sosok menteri dari Bali di kabinet Prabowo-Gibran? 

“Kalau ada kesempatan untuk mengusulkan, saya usulkan. Masih jauh. Nanti marah semua,” pungkasnya.

Bahlil Ungkap Kemungkinan Peran Jokowi dalam Pembentukan Kabinet Prabowo-Gibran

Peluang Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pembentukan pemerintahan presiden dan wakil presiden terpilih RI 2024-2029, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dinilai sangat terbuka.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia.

Bahlil lantas membeberkan kemungkinan peran Presiden Jokowi dalam pembentukan kabinet Prabowo-Gibran ke depan.

Dikatakan Bahlil, Presiden Jokowi bakal ditunjuk sebagai penasihat khusus presiden atau masuk dalam Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (Watimpres).

Meskipun belum diketahui bagaimana pastinya, Bahlil mengatakan, semua kemungkinan itu bisa saja terjadi.

"Ya semua kemungkinan itu kan bisa terjadi. Ya namanya kemungkinan semua terjadi selama dalam rangka konstitusional," ujar Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/4/2024), dikutip dari Kompas TV.

Baca juga: Anies Lebaran di DKI, Prabowo-Gibran Jakarta-Solo, Ganjar-Mahfud di Sleman, Kemana Cak Imin?

Rekomendasi Untuk Anda

Kendati demikian, Bahlil menilai, Presiden Jokowi tak akan mencampuri urusan presiden terpilih dalam menentukan menteri di kabinet.

Meskipun, ayahanda Gibran tersebut berpeluang masuk sebagai penasihat presiden terpilih.

Lantaran Bahlil meyakini, Presiden Jokowi sudah sangat paham komposisi menteri merupakan hak prerogatif presiden.

"Itu kan hak prerogatif presiden terpilih. Karena Presiden Jokowi itu memberikan, Pak Presiden Jokowi ini kan sudah dua kali menjabat presiden, tahu mana hak prerogatif presiden terpilih mana yang bukan," ujar Bahlil. 

Bahlil Akui Sudah Ada Pembahasan Masa Transisi ke Pemerintahan Baru

Selain itu, Bahlil juga mengakui, bahwa saat ini sudah ada pembahasan terkait masa transisi dari pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin ke pemerintahan baru.

Salah satunya tertuang dalam pembahasan RAPBN 2025, yang akan memasukkan program-program prioritas pemerintah selanjutnya. 

Namun, kata Bahlil, pembahasan tersebut akan lebih mendalam dibahas setelah ada putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan sengketa Pilpres 2024.

 "Karena ini sifatnya berkelanjutan maka program-program 2025 sudah harus mencerminkan tentang visi misi dan program besar dari presiden terpilih. Tapi kan itu akan diputuskan pada saat MK dan penetapan KPU."

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas