Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Syahganda: Redistribusi Harus Menjadi Strategi Prabowo ke Depan

Tingginya ketimpangan ekonomi dan kesejahteraan rakyat menjadi agenda besar yang harus ditangani pemerintahan Prabowo Subianto ke depan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Erik S
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Syahganda: Redistribusi Harus Menjadi Strategi Prabowo ke Depan
handout
Syahganda Nainggolan (paling kanan) di acara dialog bertajuk "Redistribusi Sebagai Strategi Pengentasan Kemiskinan" yang diselenggarakan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Sabang Merauke Circle di Jakarta, Selasa (30/4/2024). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tingginya ketimpangan ekonomi dan kesejahteraan rakyat menjadi agenda besar yang harus ditangani pemerintahan Prabowo Subianto ke depan. Upaya Prabowo memberikan makan siang gratis kepada rakyat miskin hanyalah strategi memberi 'ikan'.

Untuk itu Prabowo harus pula masuk pada kebijakan pemberian 'kail', yakni meredistribusi aset-aset produksi kepada rakyat banyak sehingga pengentasan kemiskinan dapat berhasil dan berkelanjutan.

Demikian Syahganda Nainggolan menanggapi pikiran Burhanuddin Abdullah pada dialog bertajuk "Redistribusi Sebagai Strategi Pengentasan Kemiskinan" yang diselenggarakan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Sabang Merauke Circle di Jakarta, Selasa (30/4/2024).

Sebelumnya, Burhanuddin Abdullah, sebagai pemantik diskusi menerangkan intensitas pembicaraan dia dengan Prabowo tentang pengentasan kemiskinan melalui makan siang gratis.

Menurutnya sudah sejak bulan Desember lalu tim Prabowo menyiapkan percontohan di beberapa kota program makan siang gratis itu.

"Dalam waktu dekat program itu akan disiapkan satu tempat di setiap kabupaten/kota," ujarnya.

Dialog tokoh-tokoh nasional dan pemimpin buruh yang juga dihadiri antara lain Darwin Saleh, Anton Permana, Rocky Gerung, Ferry Juliantono, Khalid Zabidi, dan Jumhur Hidayat ditutup dengan mendukung Prabowo nantinya segera mencabut UU Omnibus Law Ciptaker dan mendukung berkembangnya 'warung Madura'.

Baca juga: Muhadjir Pastikan Bansos Tak Terkait Pemilu: Program Sudah Sejak Awal untuk Hapus Kemiskinan Ekstrem

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas