4 Kader PAN yang Disodorkan Jadi Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran: Ada Waketum hingga Sekjen
Berikut empat nama yang disodorkan PAN kepada Prabowo Subianto untuk bisa dipertimbangkan menjadi menteri di Kabinet Prabowo-Gibran mendatang.
Penulis: Faryyanida Putwiliani
Editor: Nuryanti
TRIBUNNEWS.COM - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas) mengaku telah menyiapkan empat kader PAN untuk dipertimbangkan menjadi menteri di Kabinet Prabowo-Gibran.
Empat kader PAN tersebut di antaranya ada Waketum PAN Yandri Susanto, lalu ada Asman Abnur.
Kemudian ada Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno, dan Ketua Fraksi PAN di DPR RI Saleh Partaonan Daulay.
"Ada Yandri, ada Pak Asman, ada Eddy Soeparno ya kan, kalau Pak Hatta maqomnya laen, ada Pak Saleh Daulay, banyak ya," kata Zulhas usai acara Rakornas PAN di Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2024).
Zulhas lantas mengungkapkan kedekatan yang sudah terjalin sejak lama antara Prabowo dan PAN.
Tak hanya dekat, PAN dan Prabowo juga disebut Zulhas memiliki misi perjuangan yang sama.
Seperti ingin Indonesia menjadi negara yang maju dan berdaulat, serta memanfaatkan kekayaan alam Indonesia dengan baik agar tidak ada rakyat yang kelaparan.
PAN juga ingin memperjuangkan cita-cita Indonesia merdeka, berdaulat, adil, dan makmur.
"Apa yang disampaikan Indonesia yang maju, Indonesia yang berdaulat, kekayaan alam kita, tidak boleh ada yang kelaparan, itu sama perjuangannya."
"PAN ini ingin memperjuangkan cita-cita Indonesia merdeka,kita itu berdaulat, adil dan makmur, sama ya," jelas Zulhas.
Menteri Perdagangan itu menyadari, penunjukan menteri di Kabinet Prabowo-Gibran merupakan hak prerogatif Prabowo Subianto sebagai Presiden Terpilih 2024-2029.
Baca juga: Elite PAN Kasih Kode Jatah Menteri, Prabowo: Kalau Orang Medan Bilang Masuk Itu Barang
Siapapun kader PAN yang ditunjuk Prabowo nanti, itu juga menjadi hak prerogatif dari Prabowo.
Namun Zulhas tak menampik PAN memang telah mempersiapkan nama-nama kader terbaik yang bisa menjadi menteri di pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Nanti soal menteri itu hak penuhnya prerogatif presiden terpilih, terserah kepada beliau. Kalau kader PAN kan banyak yang hebat-hebat," imbuh Zulhas.
Prabowo Ibaratkan Kesetiaan PAN Bak Oksigen
Presiden terpilih RI, Prabowo Subianto menyampaikan pihaknya berterima kasih telah didukung PAN selama tiga kali pemilihan presiden (pilpres).
Eks Danjen Kopassus itu pun menganggap hal itu sebagai kesetiaan sebenarnya.
Itulah kenapa, kata Prabowo, ia pun turut menghadiri acara Bimtek dan Rakornas Pilkada PAN, Kamis.
Dia menyatakan kesetiaan PAN harus dibalas kesetiaan pula.
Baca juga: Ketua Umum PAN Zulhas: Pak Prabowo Dianggap Menang Karena Bansos, Keliru
"Waduh, ini berat sekali kalau tidak hadir aku. Istilahnya, bahwa kesetiaan harus dibalas dengan kesetiaan."
Kesetiaan itu seperti oksigen. Makin kita naik ke gunung tinggi, oksigennya makin tipis."
"Hanya yang kuat akan sampai di puncak. Dan begitu di puncak dia merasakan pentingnya oksigen," ucap Prabowo di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2024) malam.
Karena itu, Prabowo pun mengucapkan terima kasih atas kesetiaan PAN selama 15 tahun terakhir.
Apalagi, partai besutan Zulkifli Hasan itu tidak pernah meminta apapun atas dukungan kepadanya saat maju sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2014, 2019, dan 2024.
Baca juga: Prabowo Subianto Disambut Hatta Rajasa Saat Hadiri Acara Rakornas Pilkada PAN
"Saya terima kasih dengan kesetiaan PAN 15 tahun. Tanpa pamrih."
"Dalam setiap kota bergabung, PAN tidak pernah minta apapun. Tidak pernah minta apa-apa," ungkapnya.
Lebih lanjut, Prabowo menambahkan pihaknya juga mengungkap adanya kesamaan antara Gerindra dan PAN.
Ia menyatakan partainya tidak pernah meminta mahar apapun.
"Ada satu kesamaan Gerindra dan PAN. Tidak pernah minta mahar. Justru yang minta mahar, yang paling tidak setia," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Faryyanida Putwiliani/Igman Ibrahim)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.