Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mengenal Apa Itu Hari Tasyrik, Larangan Berpuasa di Tiga Hari setelah Hari Raya Idul Adha

Berikut penjelasan mengenai apa itu hari Tasyrik, lengkap dengan kapan dan amalan apa saja yang dianjurkan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Lanny Latifah
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Mengenal Apa Itu Hari Tasyrik, Larangan Berpuasa di Tiga Hari setelah Hari Raya Idul Adha
Tribun Pontianak
Hari Tasyrik. inilah penjelasan mengenai apa itu hari Tasyrik, lengkap dengan kapan dan amalan apa saja yang dianjurkan. Hari Tasyrik adalah 3 hari setelah Hari Raya Idul Adha, yakni pada tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah. 

TRIBUNNEWS.COM - Inilah penjelasan mengenai apa itu hari Tasyrik, lengkap dengan kapan dan amalan apa saja yang dianjurkan.

Umat Muslim telah merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari ini, Senin (17/6/2024).

Setelah Hari Raya Idul Adha, umat Muslim dilarang untuk melaksanakan ibadah puasa pada hari Tasyrik.

Lantas, apa itu Hari Tasyrik?

Diketahui, hari Tasyrik adalah 3 hari setelah Hari Raya Idul Adha, yakni pada tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah.

Itu artinya, hari Tasyrik 1445 H/2024 M jatuh pada Selasa - Kamis tanggal 18 - 20 Juni 2024.

Hari Tasyrik merupakan hari ketika umat Muslim merayakan kemenangan dengan makan dan minum.

Pada hari Tasyrik, umat Muslim dapat melaksanakan amalan yakni menyembelih hewan kurban.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara pada hari Tasyrik ini, para jamaah yang menunaikan haji sedang berada di Mina untuk melempar jumrah.

Kemudian untuk yang tidak sedang berhaji, hari Tasyrik menjadi waktu untuk larangan berpuasa.

Adapun larangan berpuasa di hari Tasyrik dijelaskan dalam Buku Pintar Panduan Lengkap Ibadah Muslimah, Ust. M. Syukron Maksum sebagai berikut: 

Baca juga: 4 Amalan yang Dianjurkan saat Hari Tasyrik 11, 12, dan 13 Dzulhijjah: Perbanyak Syukur Nikmat

Berdasarkan sebuah hadist yang diriwayatkan Abu Hurairah r.a. :

"Bahwasanya Rasulullah saw. mengutus Abdullah Bin Hudzafah berkeliling Mina untuk menyampaikan: Janganlah kamu berpuasa pada hari ini, karena ia merupakan hari makan minum dan mengingat Allah Azza wa Jalla." (HR. Ahmad)

Dengan demikian, seseorang yang biasa melakukan Puasa Sunnah Senin Kamis atau Puasa Daud, dilarang berpuasa ketika bertepatan pada Hari Tasyrik.

Setelah tanggal 13 Dzulhijjah, umat Islam baru dapat melanjutkan berpuasa sunnah.

Selengkanya, berikut penjelasan Ust. M. Hasbullah Agus Sumarno selaku Penyuluh Agama Islam Kemenag Surakarta dalam tayangan Tanya Ustaz di kanal YouTube Tribunnews.com mengenai empat amalan yang dianjurkan pada Hari Tasyrik.

Baca juga: Asal-usul Hari Tasyrik dan Alasan Mengapa Muslim Dilarang Berpuasa pada 10, 11, 12, 13 Dzulhijjah

Amalan yang Dianjurkan saat Hari Tasyrik

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas