Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Daftar Nama-nama Eks Pegawai dan Pimpinan KPK yang Daftar Capim KPK Periode 2024-2029

Empat mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikutan mendaftar untuk calon pimpinan (capim) periode 2024–2029.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Hasanudin Aco
zoom-in Daftar Nama-nama Eks Pegawai dan Pimpinan KPK yang Daftar Capim KPK Periode 2024-2029
Istimewa
Gedung Merah Putih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan. 

Tanak merupakan salah satu wakil ketua KPK pada periode saat ini. Dia menduduki kursi pimpinan KPK sejak 2022.

Johanis Tanak menggantikan wakil ketua KPK sebelumnya, yakni Lili Pintauli Siregar, yang terjerat persoalan etik.

"Dokumen sudah lengkap, tinggal merapikan saja," kata Tanak soal pendaftarannya sebagai capim KPK.

  • Nurul Ghufron

Selain Johanis Tanak, ada satu pimpinan KPK yang mendaftarkan diri sebagai capim KPK yakni Nurul Ghufron.

  • Pahala Nainggolan

Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan disebut-sebut ikut mendaftar capim KPK untuk periode 2024–2029.

Baca juga: Deputi Pencegahan Pahala Nainggolan Daftar Capim KPK

Pemetaan Calon Pimpinan KPK

Wakil Ketua Panitia Seleksi Capim KPK dan Dewas KPK Arif Satria pekan lalu mengatakan pendaftar capim KPK kebanyakan dari wilayah Jawa Barat, kemudian menyusul Jakarta dan Jawa Timur.

Untuk pendaftar calon Dewas KPK juga sama, didominasi dari Jawa Barat.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun jumlah pendaftar perempuan untuk Dewas lebih banyak ketimbang Capim KPK.

Sementara itu, Ketua Sementara KPK Nawawi Pomolango tidak tertarik untuk mencalonkan kembali sebagai Calon Pimpinan (capim) periode 2024–2029.

Mantan hakim itu pun tidak mendaftar untuk capim.

"Saya tidak ikutan lagi mendaftarkan diri," kata Nawawi kepada Tribunnews.com, Senin (15/7/2024).

Alasan Nawawi tidak mendaftar adalah karena dia merasa terlalu banyak permasalahan di KPK saat ini.

Namun, ia tidak memerinci permasalahan yang dia maksud.

"Terlalu banyak 'persoalan' di lembaga ini, dan itu bukan hanya soal pimpinan," terang Nawawi.

Penulis: Fransiskus/Ilham/Has

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas