Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pakar Kesehatan Tanggapi Rencana Pemerintah Masukkan Dokter Asing ke Indonesia

Menurut Pakar kesehatan global sekaligus epidemiolog Dicky Budiman, akan ada tiga isu pro dan kontra dari rencana pemerintah ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Bobby Wiratama
zoom-in Pakar Kesehatan Tanggapi Rencana Pemerintah Masukkan Dokter Asing ke Indonesia
dok pribadi
Ahli Epidemiologi Indonesia dan Peneliti Pandemi dari Griffith University, Dicky Budiman. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pakar kesehatan global sekaligus epidemiolog Dicky Budiman turut merespon terkait wacana Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang akan datangkan dokter asing ke Indonesia.

Menurut Dicky, akan ada tiga isu pro dan kontra dari rencana pemerintah ini.

Pertama isu pertama, dari sisi pro atau mendukung rencana ini, keberadaan dokter asing dianggap bisa membantu Indonesia dari masalah kekurangan dokter.

"Pro nya ini, dokter asing bisa membantu khususnya spesialis dan sub spesialis, membantu kekosongan ini. Sehingga meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat berkualitas," ungkapnya pada Tribunnews, Selasa (16/7/2024).

Dicky melihat Indonesia masih membutuhkan tambahan dokter secara kuantitatif dan kualitatif.

Sedangkan pihak yang tidak mendukung atau kontra berpandangan jika mengimpor dokter asing bukan menjadi solusi terbaik dari masalah di atas.

Pemerintah seharusnya fokusnya pada peningkatan kapasitas dan kompetensi dokter lokal.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kemudian isu kedua tentang kehadiran bagi dokter lokal, bagi yang pro, Kehadiran dokter asing bisa menjadi stimulus bagi dokter lokal meningkatkan kompetensi melalui transfer ilmu dan teknologi," imbuhnya.

Sedangkan kontra nya, dokter asing bisa menjadi ancaman dokter lokal.

Terutama jika regulasi khusus tidak dibuat oleh pemerintah, baik pusat atau pun daerah.

"Jadi penting dipastikan dokter asing tidak merugikan kesempatan kerja dokter lokal," kata Dicky lagi.

Baca juga: Prof Budi Santoso Kembali Jabat Dekan FK Unair usai Sempat Dicopot karena Diduga Kritik Dokter Asing

Isu ketiga, adalah kemampuan dokter lokal dan asing.

"Sebetulnya bicara orang pro, dokter asing mungkin membawa keahlian khusus dan pengalaman yang belum dimiliki dokter lokal.

Karena (jika) berasal dari negara maju, tentu teknologi dan sebagainya penting untuk Indonesia," jelas Dicky.

Sedangkan kontra nya, tidak semua dokter asing lebih kompeten dibandingkan dokter lokal.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas