Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ridwan Kamil Nilai Positif Angka Kelahiran di Indonesia

Indonesia dianggap memiliki keunggulan dalam pertumbuhan kelahiran di dunia.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Igman Ibrahim
zoom-in Ridwan Kamil Nilai Positif Angka Kelahiran di Indonesia
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kurator Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang juga Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjawab pertanyaan saat wawancara khusus dengan Tribunnews di Kantor Tribun Network, Jakarta, Selasa (28/5/2024). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menilai ada kelebihan yang dimiliki Indonesia yang tidak dimiliki negara lain. Alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) itu menyatakan kelebihan mengenai pertumbuhan perekonomian.

Pria yang akrab disapa Kang Emil Itu mulanya sedang berbicara mengenai perbandingan pertumbuhan ekonomi sejumlah negara di dunia.

Dia menyebut Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi terkencang di dunia.

Selain ekonomi, kata dia, Indonesia juga dianggap memiliki keunggulan dalam pertumbuhan kelahiran di dunia.

Bahkan dari datanya, rasio kelahiran di Indonesia mencapai 2 anak setiap harinya.

Gubernur Jawa Barat 2018-2023, Ridwan Kamil bertemu dengan Ketua Umum Gerindra sekaligus Presiden Terpilih, Prabowo Subianto.
Gubernur Jawa Barat 2018-2023, Ridwan Kamil bertemu dengan Ketua Umum Gerindra sekaligus Presiden Terpilih, Prabowo Subianto. (Instagram/@ridwankamil)

"Kelebihan Indonesia, nah ini penting. Orang Indonesia tuh hobi bikin anak. Up until now. Birth rate ratio-nya itu 2.2. Jadi seorang ibu, per harinya, masih punya kesempatan melahirkan 2 anak," kata Kang Emil di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2024).

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, kelebihan ini tidak dimiliki negara-negara lainnya. Bahkan, ketika ia ke Jepang, pejabat di sana iri dengan rasio pertumbuhan kelahiran Indonesia.

"Saya ke Jepang, apa kata gubernur Jepang, please send more Indonesian to Japan. We are losing population. Karena birth rate ratio mereka 0,75," jelasnya.

Baca juga: Angka Pernikahan di Indonesia Turun Drastis, Kepala BKKBN Khawatir Hal Ini Bakal Terjadi

Lebih lanjut, Kang Emil menyatakan rasio kelahiran di Jepang dianggap buruk karena di bawah 1. Hal ini berbanding terbalik dengan angka kematian setiap harinya.

"Di bawah 1 itu artinya buruk ya. Lebih banyak yang meninggal dibanding yang lahir. Kalau 0,75 itu artinya bayi yang lahir 0,75, orang meninggal 100. Saya datang ke Korea, sama. Jadi negara-negara makin maju itu, sekarang we're losing population. Sedangkan Indonesia banyak populasinya," pungkasnya.

Profil  Ridwan Kamil

Ridwan Kamil mengakihiri tugas sebagai Gubernur Jawa Barat periode pertama pada 5 September 2023.

Setelah selesai menjabat Gubernur Jabar, Kang Emil mendapat tugas dari Presiden Joko Widodo sejak November 2023.

Jokowi telah mengajak mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ke proyek Ibu Kota Nusantara (IKN).

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas