Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sosok 2 Terduga Teroris Ditangkap di Jakarta Barat, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Densus 88 Antiteror Polri menangkap dua terduga teroris RJ dan AM yang menyebarkan narasi dukungan dan propaganda ISIS di medsos, Selasa (6/8/2024).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: tribunsolo
Editor: Suci BangunDS
zoom-in Sosok 2 Terduga Teroris Ditangkap di Jakarta Barat, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
Tribunnews.com
Densus 88 Antiteror Polri menangkap 2 terduga teroris berinisial RJ dan AM di kawasan Jakarta Barat, pada Selasa (6/8/2024). Sosok 2 terduga teroris yang ditangkap di Jakarta Barat itu, menyebarkan narasi-narasi dukungan dan propaganda terhadap ISIS melalui medsos yang mereka miliki. 

TRIBUNNEWS.COM - Sosok dua terduga teroris yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di Jakarta Barat pada Selasa (6/8/2024).

Terduga teroris itu, berinisial RJ dan AM.

Keduanya, terafiliasi dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) atau Daulah Islamiyah.

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol Aswin Siregar, mengatakan dua terduga teroris itu mendukung ISIS dengan cara mengunggah narasi-narasi dukungan dan propaganda melalui media sosial (medsos) yang dimiliki.

"Diketahui pula yang bersangkutan mengibarkan bendera ISIS sembari memegang senjata, disertai dengan statemen atau ajakan untuk mendukung keberadaan Daulah Islamiyah atau ISIS," paparnya, Rabu (7/8/2024), dikutip dari mediahub.polri.go.id.

"Mereka teradikalisasi, terpapar, dan kemudian memiliki niat untuk melakukan serangan tersebut, termotivasi dari kegiatan di sosial media," imbuh Aswin.

Oleh karena itu, Densus 88 mengimbau masyarakat untuk waspada dengan penyebaran propaganda terorisme melalui medsos.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kami mengimbau keluarga, orang tua, kawan, kerabat yang mengetahui orang-orang di sekitarnya yang melakukan aktivitas yang mengarah kepada tindak pidana terorisme."

"Seperti mengakses, mengunggah, kemudian menyebarkan bahan-bahan propaganda Daulah Islamiyah Islamic State ataupun kelompok-kelompok teror jaringan lainnya segera melapor kepada satuan polisi terdekat,” imbau Aswin.

Aswin menjelaskan, hal tersebut diperlukan untuk mencegah penyebaran paham radikalisme yang berakhir aksi teror di Indonesia.

Pernah Kibarkan Bendera ISIS

Baca juga: 2 Teroris di Jakbar Rakit Bahan Peledak untuk Lakukan Aksi Teror

Diberitakan sebelumnya, kedua terduga teroris juga pernah mengibarkan bendera ISIS untuk menyebarkan propaganda tersebut.

"Kemudian diketahui pula yang bersangkutan mengibarkan bendera ISIS sembari memegang senjata disertai dengan statemen atau ajakan untuk mendukung keberadaan Daulah Islamiyah atau ISIS," tuturnya.

Rakit Bahan Peledak

Tak hanya itu, mereka disebut telah merakit bahan peledak sebelum dibekuk polisi.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas