Letjen TNI Purn. Nugroho Widyotomo
Letjen TNI (Purn) Nugroho Widyotomo adalah mantan Sekjen Wantannas yang menjadi anggota tim pemenangan
Penulis:
Rakli Almughni
TRIBUNNEWS.COM - Letnan Jenderal Tentara Nasional Indonesia (Purnawirawan) atau Letjen TNI (Purn.) Nugroho Widyotomo adalah mantan perwira tinggi (Pati) di dalam TNI Angkatan Darat (AD).
Jabatan terakhir Letjen Nugroho Widyotomo saat bertugas di TNI AD yaitu sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Sekjen Wantannas).
Semasa dinasnya, jenderal bintang tiga ini juga sudah pernah menduduki posisi sebagai Pangdam II/Sriwijaya.
Letjen Nugroho Widyotomo resmi pensiun sebagai Pati TNI AD pada tahun 2017.
Setelah pensiun, Nugroho disibukkan dengan tugasnya dalam tim pemenangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.
Sukses mengantarkan kemenangan Prabowo-Gibran, Nugroho Widyotomo kembali dipercaya menjadi anggota tim pemenangan Cagub-Cawagub Komjen Ahmad Luthfi-Taj Yasin di Pilkada Jateng 2024.
Selain itu, Nugroho juga pernah menjadi Komisaris PT Teknologi Militer Indonesia (TMI).
Di dunia militer, mantan anggota Kopassus ini memiliki rekam jejak yang tak main-main.
Baca juga: Letjen TNI Purn. Anto Mukti Putranto
Nugroho adalah salah satu jenderal TNI yang menyandang Tab Ranger di lengannya saat masih aktif di TNI.
Ia berhasil lulus dari US Army Ranger School di Fort Benning.
Tak banyak yang menyandang Tab Ranger di TNI, yakni hanya ada 4 jenderal yang kini telah purnatugas juga pernah menyandang Tab Ranger, yaitu Jenderal TNI (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono, Letjen TNI (Purn) Hotmangaraja Panjaitan, Letjen TNI (Purn) Syaiful Rizal, Letjen TNI (Purn) Nugroho Widyotomo, dan saat ini Mayor Inf Teddy Indra Wijaya.
Kehidupan pribadi dan pendidikan
Letjen Nugroho Widyotomo lahir di Banjarnegara, Jawa Tengah, pada tanggal 8 September 1959.
Ia merupakan lulusan Akabri tahun 1983.
Sederet pendidikan militer yang pernah ditempuhnya antara lain adalah Sesarcab Inf, Dik PARA, Komando, Dik Free Fall, Diklapa I, Diklapa II, Dik Taipur, Ranger School US Army, Seskoad, Sesko TNI, dan Lemhanas RI.
Perjalanan karier
Karier Letjen Nugroho Widyotomo telah malang melintang di dalam kemiliteran tanah air.
Berbagai jabatan strategis di TNI AD sudah pernah diembannya.
Ia tercatat pernah menjabat sebagai Danton Kopassandha (1983), Danton 2/1/3 Yon 12 Grup 1 Kopassus (1983), Danton 1/1/3 Yon 12 Grup 1 Kopassus (1987), Danton 2/1/1 Yon 12 Grup 1 Kopassus (1988), Dantim 1/1 Yon 12 Grup 1 Kopassus (1991), Pasi 1 Yon 12 Grup 1 Kopassus (1993), dan Kasi 2 Grup 2 Kopassus (1995).
Selain itu, Nugroho juga sempat menduduki posisi sebagai Pabandya Binpers Spers Kopassus (1998), Danyon 21 Grup 2 Kopassus (1999), Pabandya 2 Dik Lugri Spers TNI (2001), Asops Danjen Kopassus (2003), Danpusdik Passus (2005), Paban IV/Min Intel Spamad (2006), dan Danrem 043/Garuda Hitam (2008).
Karier Letjen Nugroho makin moncer setelah ia didapuk menjadi Wadanjen Kopassus pada tahun 2010.
Di tahun yang sama, ia diangkat sebagai Kasdivif 1/Kostrad.
Setelah itu, Nugroho dipercaya untuk menjabat sebagai Kasdam IV/Diponegoro pada tahun 2011.
Di tahun 2011, jenderal asal Banjarnegara ini sempat bertugas sebagai Pa Sahli Tk III Bidang Sosbud Panglima TNI dan Pangdam II/Sriwijaya.
Kemudian, ia didapuk menjadi Danpussenif Kodiklatad pada tahun 2012.
Pada tahun 2013, Letjen Nugroho diutus untuk mengisi kursi jabatan sebagai Irjenad.
Barulah di tahun 2016 Nugroho diangkat sebagai Sekjen Wantannas.
(tribunnews.com/Rakli Almughni)
Sumber: Wikipedia, Tribun Network
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.