Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

PDIP dan Gerindra Kian Mesra, Megawati dan Prabowo Saling Kirim Salam, Sinyal Gabung?

Muzani mengatakan salam itu sebagai bentuk penghormatan satu sama lain antara Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in PDIP dan Gerindra Kian Mesra, Megawati dan Prabowo Saling Kirim Salam, Sinyal Gabung?
Kolase Tribunnews
Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri saling kirim salam 

Bahkan, Megawati sempat mengingatkan Muzani agar dirinya mengurangi berat badan demi menjaga kesehatan.

"Tadi Bu Mega kan saya sudah agak lama nggak berjumpa beliau. Beliau berjumpa dengan saya ngingetin Mas Muzani kok gemuk sekali gitu, jadi diminta untuk mengurangi berat badan, kemudian jaga kesehatan."

"Kemudian diminta mengurangi makan yang enak-enak supaya terjaga kesehatannya dan tidak terlalu gemuk. Itu dilakukan Bu Mega kepada orang-orang yang merasa dekat beliau, kira-kira seperti itu," jelas Muzani.

Selain itu, Muzani juga terlihat saling berangkulan dengan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Keduanya bahkan juga kedapatan saling berbisik membicarakan sesuatu.

Namun, tidak jelas apa yang sedang dibicarakan oleh keduanya.

Hasto hanya membocorkan informasi sedikit mengenai pertemuan tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

“Obrolan khusus,” ujar Hasto menjawab singkat.

Keduanya kompak tertawa lepas saat ditanya mengenai momen hangat tersebut.

Meski begitu, Muzani enggan menjawab saat ditanya perihal momen kehangatan ini menunjukkan sinyal PDIP akan segera gabung ke KIM.

Respons Anggota KIM

Merespons hal itu, Partai Demokrat sebagai salah satu anggota KIM menyerahkan keputusan kepada Prabowo Subianto.

Meski begitu, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sempat menyinggung soal proses demokrasi jika seluruh partai bergabung di suatu periode pemerintahan tanpa adanya pihak oposisi.

"Saya mengembalikan itu kepada beliau (Prabowo Subianto) sebagai pemimpin koalisi, dan kami memahami memang untuk pembangunan bisa berjalan dengan baik, dan semakin progresif, itu dibutuhkan stabilitas politik," kata AHY di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin.

Namun, tidak ada salahnya juga seluruh elemen bangsa bersatu untuk terlibat dalam pembangunan negara.

Pasalnya, kesehatan demokrasi tidak hanya bisa ditangani oleh segelintir pihak yang berada pada posisi tertentu.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas