Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PKS Usulkan Yassierli Jadi Menteri Ketenagakerjaan Prabowo

PKS mengusulkan Profesor Yassierli sebagai calon Menteri Ketenagakerjaan untuk Prabowo.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in PKS Usulkan Yassierli Jadi Menteri Ketenagakerjaan Prabowo
Dok PKS
Ketua Majelis Syura PKS, Salim Segaf Al-Jufri dan Plt Presiden PKS, Ahmad Heryawan bertemu Presiden Terpilih, Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (11/10/2024).  

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ternyata telah mengajukan calon menteri kepada presiden terpilih Prabowo Subianto.

Sosoknya bukan kader internal PKS.

Melainkan calon menteri itu berasal dari kalangan profesional.

Kendati demikian, PKS yang mengusulkannya agar dijadikan menteri.

Sosok dimaksud adalah Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) Profesor Yassierli.

Plh Presiden PKS Ahmad Heryawan mengaku calon menteri yang diajukan PKS memang bukanlah dari kader internal.

Rekomendasi Untuk Anda

Akan tetapi, kalangan profesional yang terafiliasi dengan PKS.

"Kita PKS mengusung dari kalangan akademisi dan profesional ya. Pak Prof dr Yassirlie," Aher di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/10/2024).

Aher memastikan kader yang diajukan PKS untuk masuk kabinet Prabowo hanya satu orang.

 Adapun pertimbangan penunjukkan Yassirlie lantaran sudah melalui musyawarah internal partai.

"Pertimbangannya pimpinan sudah, kami musyawarah. Ya mempertimbangkan ya beliau kita usung sebagai profesional, sebagai akademisi mewakili PKS," ungkapnya.

Inilah profil Yassierli, Guru Besar ITB yang dipanggil Prabowo ke Kertanegara, jadi kandidat calon menteri di kabinet mendatang.
Yassierli, Guru Besar ITB 

Aher memastikan Yassirlie nantinya akan menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI dalam kabinet Prabowo.

"Saya belum tahu persis ya, tapi kabar-kabarnya di naker ya. Kita usung prof Yassirlie sebagai akademisi untuk menjadi menaker mewakili PKS.

Kalau ada (tambahan) tentu kita gembira, doakan aja mudah-mudahan ada lebihnya," pungkasnya.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas