Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

VIDEO Mengapa Jokowi Tidak Ada dalam Daftar Pengurus Baru Golkar di Era Bahlil?

"Sampai dengan hari ini kami menyampaikan bahwa nama Bapak Presiden ketujuh, Bapak Presiden Jokowi tidak dalam kepengurusan."

Tribun X Baca tanpa iklan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia baru saja mengumumkan struktur kepengurusan Partai Golkar, Kamis (7/11/2024) jelang malam tadi,  di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat.

Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka tidak masuk ke dalam struktur kepengurusan Golkar.

Padahal, Jokowi dan Gibran sempat diisukan akan diumumkan menjadi kader Golkar, pada hari ini.

Sebelumnya muncul isu Jokowi akan diumumkan menjadi kader partai Golkar pada hari ini, Kamis sore hari.

Terlebih Ketua DPP Partai Golkar Dave laksono sebelumnya menyatakan akan ada kejutan pada konferensi pers Golkar hari ini.

Kemudian Jokowi juga mengunggah video di instagramnya yang menginformasikan dia menuju Jakarta usai selama ini berada di Solo setelah masa jabatannya sebagai presiden berakhir 20 Oktober 2024 lalu.

Isu Jokowi akan masuk Golkar sudah berhembus sejak Jokowi masih menjabat sebagai Presiden.

Rekomendasi Untuk Anda

Jokowi kerap mengungkapkan merasa nyaman dengan Partai Golkar.

Namun pada sore tadi, Bahlil menyebutkan Jokowi dan sang putra yang merupakan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka tidak menjadi kader golkar ataupun masuk dalam kepengurusan partai Golkar.

Walaupun Bahlil mengetahui aspirasi agar Jokowi masuk menjadi kader juga sudah banyak disampaikan kepada internal. Namun, dia tetap menghargai keputusan Jokowi.

"Sampai dengan hari ini kami menyampaikan bahwa nama Bapak Presiden ketujuh, Bapak Presiden Jokowi tidak dalam kepengurusan, baik dewan kehormatan, dewan pembina, maupun dalam struktur, termasuk mas Wapres (Gibran)," kata Bahlil dalam konferensi pers di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis (7/11/2024).

Bahlil memahami nama Jokowi dan Gibran sudah diisukan gabung menjadi kader sejak sebelum pelaksanaan musyawarah nasional (munas) Golkar ke-XI pada Agustus 2024 kemarin.

Namun, kata Bahlil, keduanya memang belum memutuskan untuk bergabung ke dalam Partai Golkar

Padahal, partai berlambang pohon beringin itu menghargai jika memang Jokowi dan Gibran ingin masuk menjadi kader.

"Kami sangat menghargai dan menginginkan semuanya mengabdikan diri kepada bangsa dan masuk Partai Golkar," jelasnya.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas