Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dukung Ketahanan Pangan, Kementan Kembangan Pertanian Dataran Tinggi

Kementan terus kembangkan Program UPLAND yang bertujuan untuk tingkatkan produktivitas pertanian, kapasitas, dan pendapatan petani.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
zoom-in Dukung Ketahanan Pangan, Kementan Kembangan Pertanian Dataran Tinggi
IST
Koordinator Tim Pemantau dan Pengendali Program UPLAND, Rahmanto, saat menerima perwakilan Islamic Development Bank (IsDB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD) di Malang. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengembangkan Program UPLAND, yang difokuskan pada pengembangan pertanian di dataran tinggi. 

Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, kapasitas, dan pendapatan petani dengan melibatkan petani di 13 kabupaten di seluruh Indonesia.

Koordinator Tim Pemantau dan Pengendali Program UPLAND, Rahmanto, menjelaskan bahwa program ini sudah hadir di berbagai daerah dengan fokus pada produk pertanian unggulan.

Salah satu produk yang menjadi unggulan ialah bawang merah di Malang, Jawa Timur.

"UPLAND hadir untuk meningkatkan produksi, menjaga ketahanan pangan, dan memastikan komoditas utama, seperti bawang merah, tetap stabil meskipun menghadapi tekanan inflasi," ujar Rahmanto melalui keterangan tertulis, Minggu (24/11/2024).

Rahmanto menerima kunjungan perwakilan Islamic Development Bank (IsDB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD) di Malang.

Rekomendasi Untuk Anda

Malang menjadi salah satu contoh sukses pengembangan bawang merah, yang memiliki hubungan langsung dengan fluktuasi harga akibat inflasi.

Rahmanto menekankan bahwa program UPLAND bertujuan untuk memastikan kestabilan produksi bawang merah guna menjaga daya beli petani dan pasokan pasar.

"Jika produksi bawang merah meningkat, petani akan lebih sejahtera, dan inflasi bisa lebih terkendali," tambahnya.

Selain bawang merah, di beberapa daerah lain UPLAND juga mengembangkan berbagai komoditas lain seperti manggis, kopi, dan beras organik, bawang putih  serta komodutas lain.

Baca juga: Akademisi Universitas Mataram: Program UPLAND Kementan Serius Garap Teknologi UPPO-Biogas

Semua kualitas produk terus dikembangkam untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia baik di pasar domestik maupun internasional.

Rahmanto mengungkapkan program UPLAND juga bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani secara berkelanjutan.

"Kami harus memastikan agar petani mendapatkan pendapatan yang baik agar mereka tidak beralih ke komoditas lain. Salah satunya adalah dengan mengurangi biaya produksi melalui penyediaan mesin, pembangunan infrastruktur, serta dukungan untuk irigasi dan pemasaran," ujarnya.

Program pemasaran juga menjadi fokus utama, di mana petani diberikan pelatihan untuk menjual hasil pertanian mereka dengan harga yang lebih baik.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas