Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Doel Setuju Prabowo Soal Pilkada Berbiaya Besar dan Lelah, Dukung Kepala Daerah Dipilih DPRD?

Wakil Gubernur Jakarta terpilih Rano Karno mengatakan keputusan Pilkada dipilih DPRD merupakan ranah dari partai politik

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Erik S
zoom-in Doel Setuju Prabowo Soal Pilkada Berbiaya Besar dan Lelah, Dukung Kepala Daerah Dipilih DPRD?
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Calon Gubernur Jakarta 2024 terpilih Pramono Anung beri sambutan dalam acara syukuran kemenangan Pilkada Jakarta 2024 di Rumah Bersama Relawan (RBR) Pram-Doel, Jalan Diponegoro nomor 72, Menteng, Jakarta Pusat pada Sabtu (14/12/2024).  

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

 


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur Jakarta terpilih Rano Karno atau Doel menanggapi wacana Presiden Prabowo Subianto yang ingin kepala daerah dipilih oleh Anggota DPRD. Dia mengakui bahwa pilkada memang berbiaya besar dan melelahkan.

 


Doel menyatakan hal tersebut lantaran Pilkada kali ini digelar setelah pemilu legislatif dan pemilu presiden.

 


"Waduh, memang lelah, lelah. Makanya kan Pak Prabowo juga bilang, capek gitu, panjang. Jadi, nanti kita pikirkan mana yang terbaik buat Indonesia," kata Doel saat syukuran di Rumah Bersama Relawan (RBR) Pram-Doel di jalan Diponegoro nomor 72, Menteng, Jakarta Pusat pada Sabtu (14/12/2024) 

Rekomendasi Untuk Anda

 

Baca juga: Prabowo Usulkan Pilkada Dipilih DPRD, Pakar Kepemiluan Soroti Pemborosan KPU Pakai Private Jet


Namun, Doel menyatakan bahwa keputusan Pilkada dipilih DPRD tersebut merupakan ranah dari partai politik. Nantinya, semua harus urun rembuk untuk memutuskan secara bersama.

 


"Wah, itu kan keputusan politik partai. Artinya, saya ini kan bagian dari partai. Itu urun rembuk semua. Kalau memang setuju begitu, ya kita lakukan itu. Artinya, kalau memang tidak setuju, tentu ada alasan. Artinya kan, kita pilih pilkada itu kan dengan azas. azas itu kan jurdil," jelasnya.

 


Lebih lanjut, Doel mengaku pihaknya belum mendapat arahan apapun dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Pernyataannya itu pun hanya pendapat pribadi.

 


"Sampai hari ini belum ada. Belum ada. Saya tidak bicara sebagai sikap partai, tapi saya bicara sebagai sikap saya pribadi," pungkasnya. 

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas