Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Polisi Bakal Libatkan Ahli Digital Forensik Ungkap Motif Satu Keluarga Tewas di Tangsel

Polisi masih melakukan penyelidikan kasus tewasnya satu keluarga di Kampung Poncol, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Polisi Bakal Libatkan Ahli Digital Forensik Ungkap Motif Satu Keluarga Tewas di Tangsel
Kompas.com/Rama Paramahamsa
Kondisi tempat kejadian perkara (TKP) penemuan tiga jenazah di Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Minggu (15/12/2024). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdi Ryanda Shakti 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi masih melakukan penyelidikan kasus tewasnya satu keluarga di Kampung Poncol, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Kemas M. S. Arifin mengatakan pihak kepolisian saat ini masih mendalami motif kematian para korban.

"Terkait dengan motif yang menyebabkan peristiwa tersebut kami masih melakukan penyelidikan," kata Kemas kepada wartawan, Senin (16/12/2024).

Kemas menyebut nantinya dalam proses penyelidikan motif tersebut, pihaknya akan melibatkan ahli guna mengungkap kasus agar terang benderang.

"Belum bisa kami pastikan karena kami akan menggunakan metode scientifik criminal investigation untuk membuat jelas nanti akan kami libatkan juga ahli digital forensik, kedokteran forensik," ucapnya.

Lebih lanjut, Kemas mengatakan pihaknya juga sudah menyita sejumlah bukti untuk membantu proses penyelidikan yang ada.

Rekomendasi Untuk Anda

"Di dalam penanganan ini ada beberapa barang bukti yang sudah kami amankan yaitu diantaranya tali rafia dan tali tambang, pakaian-pakaian korban dan ada handphone 3 buah milik suami-istri," tuturnya.

Untuk informasi, warga di kawasan Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan digegerkan dengan adanya satu keluarga yang ditemukan tewas pada Minggu (15/12/2024).

"Ketiga jenazah diketahui berinisial A.F (laki laki umur 31 th, suami), Y.L (perempuan umur 28 th, istri) dan A.H (laki laki umur 3 th anak)" kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Kemas M. S. Arifin dalam keterangannya, Minggu (15/12/2024).

Kemas mengatakan dari pemeriksaan saksi, jenazah ketiganya ditemukan pertama kali oleh dua orang saksi yang merupakan keluarga korban pada Minggu sekira pukul 11.00 WIB.

Saksi saat itu datang ke rumah korban dengan tujuan untuk menyalakan air yang tombol mesinnya berada di rumah korban.

"Datang ke rumah korban untuk menyalakan air yang kebetulan tombol on/off nya berada di dalam rumah korban, Namun pintu rumah masih kondisi terkunci," ungkapnya.

Kedua saksi akhirnya mencoba membuka pintu tersebut melalui jendela yang tidak terkunci. 

Setelah bisa masuk ke dalam, kedua saksi melihat YL dan anaknya AH sudah dalam keadaan berbaring dengan tubuh yang kaku di dalam kamar.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas