Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Mata Pelajaran Pendukung SNBP 2025 Rumpun Ilmu Formal: Komputer hingga Matematika

Berikut adalah mata pelajaran pendukung SNBP 2025 pada rumpun ilmu formal bagi pendaftar lintas jurusan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
zoom-in Mata Pelajaran Pendukung SNBP 2025 Rumpun Ilmu Formal: Komputer hingga Matematika
Tribunnews.com
Mata Pelajaran Pendukung SNBP 2025 Rumpun Ilmu Formal 

TRIBUNNEWS.COM - Peserta SNPMB 2025 jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), perlu mengetahui daftar mata pelajaran atau mapel pendukung SNBP yang ingin memilih lintas jurusan.

Total ada 59 program studi dari 5 rumpun ilmu.

Salah satunya adalah rumpun ilmu formal yang mempunyai 3 kelompok prodi.

Berikut adalah mata pelajaran pendukung SNBP 2025 pada rumpun ilmu formal:

1. Kelompok Prodi Komputer 

Mata pelajaran pendukung Kurikulum Merdeka: Matematika tingkat lanjut 
Mata pelajaran pendukung Kurikulum 2013:

  • IPA: Matematika dari kelompok peminatan MIPA 
  • IPS: Matematika 
  • Bahasa: Matematika 

Baca juga: Mata Pelajaran Pendukung SNBP 2025 Rumpun Ilmu Humaniora: Seni hingga Filsafat

2. Kelompok Prodi Logika 

Rekomendasi Untuk Anda

Mata pelajaran pendukung Kurikulum Merdeka: Matematika tingkat lanjut 
Mata pelajaran pendukung Kurikulum 2013: 

  • IPA: Matematika dari kelompok peminatan MIPA 
  • IPS: Matematika 
  • Bahasa: Matematika 

3. Kelompok Prodi Matematika 

Mata pelajaran pendukung Kurikulum Merdeka: Matematika tingkat lanjut 
Mata pelajaran pendukung Kurikulum 2013: 

  • IPA: Matematika dari kelompok peminatan MIPA 
  • IPS: Matematika 
  • Bahasa: Matematika 

Syarat Daftar SNBP 2025

Peserta SNBP adalah siswa SMA/SMK/MA/Sederajat kelas terakhir pada tahun 2025 yang memiliki catatan prestasi unggul. 

Setiap PTN menetapkan kuota minimum sebesar 20 persen untuk jalur ini. 

Proses seleksi dimulai dengan pengisian data nilai rapor siswa oleh pihak sekolah melalui sistem Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Khusus SNBP, sekolah dengan akreditasi A dapat mengirimkan 40 persen siswa terbaik, lalu sekolah berakreditasi B dapat mengirim 25 persen siswa terbaik, dan sekolah akreditasi C dapat mengirim 5 persen siswa terbaik. 

Kuota tersebut dapat ditambah 5 persen jika sekolah menggunakan e-rapor dalam pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). 

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas