Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Profil Andi Widjajanto yang Disebut Sumbang Data dan Analisis ke Hasto Soal Skandal Korupsi Pejabat

Andi Widjajanto yang disebut ikut memberikan data tambahan buat melengkapi dokumen penting yang dimiliki Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Profil Andi Widjajanto yang Disebut Sumbang Data dan Analisis ke Hasto Soal Skandal Korupsi Pejabat
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Mantan Gubernur Lemhannas RI, Andi Widjajanto terlihat hadir dalam rapat mingguan tertutup Tim Pemenangan Nasional Ganjar Presiden (TPN-GP) di Gedung High End, Jakarta, Rabu (11/10/2023). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berikut profil Andi Widjajanto yang disebut ikut memberikan data tambahan buat melengkapi dokumen penting yang dimiliki oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto.

Pernyataan itu diungkapkan juru bicara PDIP, Guntur Romli

Dokumen tersebut diklaim berisi informasi terkait dugaan skandal melibatkan petinggi negara. 

Menurutnya, Andi Widjajanto menyumbangkan data-data tambahan dan analisis guna mendukung dokumen yang sudah dimiliki Hasto.

“Mas Andi Widjajanto (AW) juga memberikan tambahan-tambahan data dan analisis. Semuanya sumber dari internal. Karena baik saudara Sekjen dan Mas AW sebelumnya ada di dalam kekuasaan,” kata Guntur saat dikonfirmasi, Senin (30/12/2024).

Guntur Romlli mengatakan, data tersebut, telah dititipkan kepada pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie, yang saat ini berada di Rusia sebagai Guru Besar di Saint Petersburg State University.

Guntur menjelaskan, langkah Hasto menitipkan dokumen-dokumen tersebut kepada Connie adalah upaya untuk mengamankan informasi penting.

Rekomendasi Untuk Anda

Dokumen dan video yang dimiliki Hasto diklaim memuat dugaan penyalahgunaan kekuasaan, skandal korupsi, serta penggunaan alat negara untuk kepentingan politik pribadi.

 “Banyak dokumen dari video-video itu sudah dibawa oleh Connie Bakrie ke Rusia untuk diselamatkan dan sudah dinotariskan di sana,” ujar Guntur.

Dokumen-dokumen tersebut, menurut Guntur, mengungkap beberapa isu serius, seperti dugaan pembunuhan karakter lawan politik melalui kasus hukum, penyalahgunaan aparat penegak hukum untuk kepentingan pribadi, serta perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Selain itu, dokumen itu juga mencakup dugaan pengambilalihan partai politik dengan cara-cara yang tidak transparan.

Profil Andi Widjajanto

Andi Widjajanto lahir pada 3 September 1971 di Jakarta, merupakan  Gubernur Lemhanas ke-17 dan politikus Indonesia.

Dilansir lemhannas.go.id, Andi dilantik menjadi Gubernur Lemhannas RI pada 21 Februari 2022 lalu.

Ia adalah putra dari Mayjen TNI (Purn) Theo Syafei, mantan Pangdam IX/ Udayana yang juga merupakan politikus senior PDI-P.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas