Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gus Ipul Paparkan 3 Langkah Strategis Optimalkan Penyaluran Bansos, Salah Satunya Pemutakhiran Data

Gus Ipul memaparkan tiga langkah strategis yang disiapkan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk mengoptimalkan penyaluran bansos. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Gus Ipul Paparkan 3 Langkah Strategis Optimalkan Penyaluran Bansos, Salah Satunya Pemutakhiran Data
Istimewa
Gus Ipul memaparkan tiga langkah strategis yang disiapkan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk mengoptimalkan penyaluran bansos.  

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menghadiri rapat koordinasi tingkat kementerian membahas mekanisme penyaluran bantuan sosial (bansos) pasca penerbitan Instruksi Presiden (Inpres) tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional. 

Rapat digelar di kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta. 

Baca juga: Tim Hukum Risma-Gus Hans Ungkap Korelasi Pembagian Bansos dan Perolehan Suara Khofifah-Emil

Menurut Gus Ipul, penyaluran bansos memiliki berbagai tantangan, di antaranya inclusion error dan exclusion eror. 

Inclusion error merupakan kesalahan dalam data, yang seharusnya tidak tercatat tetapi masuk sebagai penerima bansos.

Sedangkan exclusion error adalah kesalahan data yang seharusnya tercatat tetapi tidak tercatat sebagai penerima bansos.

"Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional adalah data dinamis yang mencakup berbagai perubahan, seperti kematian, perpindahan domisili, dan lainnya. Proses validasi dan verifikasi terus dilakukan untuk meminimalkan kesalahan," kata Gus Ipul melalui keterangan tertulis, Selasa (14/1/2025).

Dalam rapat tersebut, Gus Ipul memaparkan tiga langkah strategis yang disiapkan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk mengoptimalkan penyaluran bansos

Rekomendasi Untuk Anda

Langkah pertama adalah pra-penyaluran, meliputi penyesuaian regulasi seperti revisi Peraturan Menteri Sosial (Permensos) tentang pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan pelaksanaan program Sembako, termasuk pembentukan satgas penyaluran dan penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Baca juga: Cara Daftar Bansos PKH dan BPNT 2025 Lewat HP, Siapkan NIK dan KTP

Langkah kedua, penyaluran. Penyaluran bansos direncanakan dilakukan serentak dengan pengawasan ketat melalui desk pengaduan. 

Pendampingan sosial akan dilakukan untuk memastikan ketepatan distribusi bantuan.

"Kami ingin bansos tidak hanya menjadi perlindungan sosial, tetapi juga pemberdayaan masyarakat agar mereka bisa mandiri dan keluar dari kemiskinan," ujar Gus Ipul.

Terakhir adalah evaluasi dan pemutakhiran data. 

Kemensos akan memperbarui data penerima bansos secara berkala. Hal ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran. 

Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional ini mengintegrasikan data DTKS, P3K dan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), akan menjadi dasar penyaluran bansos

Data ini diperbaharui secara berkala melalui jalur formal dengan musyawarah desa hingga ke dinas sosial dan jalur partisipatif melalui aplikasi Cek Bansos.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas