Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Mengenal Sosok Soemantri Brodjonegoro, Ayah Mendiktisaintek Satryo Brodjonegoro, Mantan Menteri

Soemantri Brodjonegero, ayahanda dari Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro, adalah seorang menteri pada era kepemimpinan Presiden Soeharto.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rakli Almughni
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Mengenal Sosok Soemantri Brodjonegoro, Ayah Mendiktisaintek Satryo Brodjonegoro, Mantan Menteri
Wikimedia Commons
Soemantri Brodjonegoro (kiri) dan Satryo Soemantri Brodjonegoro. 

Soemantri kemudian berkarier menjadi seorang dosen.

Seiring berjalannya waktu, karier Soemantri di dunia pendidikan makin meroket.

Pada 1964, Soemantri Brodjonegoro yang berusia 38 tahun diangkat menjadi Rektor Universitas Indonesia (UI).

Itu juga menjadikannya sebagai rektor termuda dalam sejarah UI hingga saat ini.

Soemantri tercatat aktif menjabat sebagai rektor UI untuk periode 1964-1968 dan 1968-1973.

Pada tahun 1967, Soemantri Brodjonegoro memulai perjalanan kariernya di dalam lembaga eksekutif.

Baca juga: Momen Mobil RI 25 Menteri Satryo Diadang Pegawai Kemendikti Saintek, Terdengar Sorakan Turun!

Saat itu, ia dipercaya oleh Presiden Soeharto untuk menduduki posisi jabatan sebagai Menteri Pertambangan dalam Kabinet Ampera.

Rekomendasi Untuk Anda

Adapun Sumantri kala itu menggantikan posisi Slamet Bratanata.

Soemantri tercatat aktif mengemban jabatan sebagai Menteri Pertambangan selama kurang lebih 6 tahun.

Pada 1973, ia kemudian ditugaskan menjadi Mendikbud menggantikan Mashuri Saleh.

Pada 18 Desember 1973, Soemantri yang saat itu berusia 47 tahun meninggal dunia.

Ia sempat dirawat di Ruang Perawatan Intensif (ICU) RS Ciptomangunkusumo Jakarta.

Jenazah almarhum lalu dimakamkam di Kalibata dengan inspektur upacara Wakil Presiden saat itu, yakni Sri Sultan Hamengkubuwono IX.

Berjasa untuk Indonesia, nama Soemantri Brodjonegoro diabadikan sebagai Gunung di Pegunungan Sudirman, provinsi Papua, yakni Puncak Sumantri Brojonegoro.

Selain itu, namanya juga diabadikan di stadion olahraga remaja di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, yakni Stadion Soemantri Brodjonegoro, serta jalan di Kampus UI Depok.

Itulah sosok Soemantri Brodjonegoro, ayah dari Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro.

(Tribunnews.com/Rakli)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas